Iklan Clarion

Marak Penyalahgunaan PCC di Konawe, Bupati Perintahkan Razia

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Adanya korban penyalahgunaan obat jenis PCC di Konawe, mendapat respon dari Bupatinya, Kery Saiful Saiful Konggosa. Saat ditemui dalam acara Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah di Kantor Kementerian Keuangan Kamis, 14 September 2017, Kery mengaku telah memerintahkan SKPD terkait untuk segera menggelar razia terpadu.

Selain jajaran struktur pemda, komunikasi juga dilakukan dengan Kepala Kepolisian Resor Konawe AKBP Nur Akbar., MH. “Saya sudah konsultasi ke Kapolres. Makanya saya langsung perintahkan Dinas Pendidikan, UPTD (Dinas Pendidikan dan keudayaan) dan camat melakukan razia di sekolah-sekolah,” kata Kery.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

Penanganan pihaknya turut dilakukan di sejumlah lokasi yang umumnya memiliki transaksi ilegal tersebut. Misalnya, kios dan toko. Dia berharap, langkah ini mampu menekan peredaran dan penyalahgunaan PCC di Konawe.

“Ini penyebarannya sudah marak. Di Kendari saya lihat beritanya, sudah ada enam puluh lebih yang masuk rumah sakit dan sudah ada yang meninggal. Dan di Konawe juga sudah ada lima korbannya. Ini yang akan kita cegah jangan sampai bertambah,” terang Kery.

(Baca: Korban Obat PCC Kini 64 Orang, BNN: Masih Ada yang Belum Sadar)

Sebagaimana diketahui, penyalahgunaan PCC belakangan ini menghebohkan warga Kendari, setelah puluhan korbannya dilarikan ke Rumah Sakit Jiwa dan rumah sakit lainnya. Sementara di Konawe, jumlah korbannya terdapat enam. Semuanya merupakan warga Kecamatan Pondidaha. 

Sementara pelaku pengedar PCC yang juga merupakan warga Pondidaha telah dibekuk aparat kepolisian, Kamis (14/9/2017).

Laporan: Mas Jaya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.