10 Bintang Paling Terang di Langit Malam (kedua)

  • Bagikan
Ilustrasi (pixabay)

SULTRAKINI.COM: Setelah mengetahui 10 bintang paling terang yang menerangi langit malam (pertama), berikut ini daftar sepuluh bintang paling terang (kedua) di langit malam.

(Baca juga: 10 Bintang Paling Terang di Langit Malam (pertama))

Berikut ulasannya.

  1. Hadar

Bintang terang berikutnya adalah Hadar terletak di konstelasi Centaurus. Hadar adalah sistem bintang tripel yang terdiri dari tiga bintang yakni Beta Centaruri Aa berukuran sembilan kali matahari, Beta Centauri Ab juga berukuran 9 kali serta Beta Centauri B yang bermassa 4,6 kali matahari atau berukuran 3, 4 kali matahari. Kecerlangan gabungan ketiganya adalah +0,61. Hadar berjarak 390 tahun cahaya matahari.

  1. Altair

Kecerlangan visual bintang ini sebesar +0,76 dengan spektrum A7V. Altair termasuk bintang variabel Delta Scuti atau bintang muda berdenyut. Altair berjarak 16,7 tahun dari matahari dengan ukuran dua kali matahari.

  1. Acrux

Acrux secara kasat mata nampak seperti bintang tunggal namun sebesarnya yang jika diamati menggunakan teleskop optik terdiri dari 3 pasang bintang ganda spektroskopis yakni Acrux A B dan C. Kecerlangan Acrux A dan B masing-masing +1,33 dan +1,75 dengan jarak 320 tahun cahaya dari matahari serta ukurannya 7,8 dan 5,4 kali matahari. Sedangkan Acrux C berjarak 310 tahun kali matahari dengan kecerlangan +4,79.

Baca:   Mahasiswa Kedokteran UHO Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas di SMKN 2 Bombana
  1. Aldebaran

Aldebaran terletak di konstelasi Taurus. Kecerlangannya bervariasi antara +0,75 hingga +0,95 dengan kecerlangan rata-rata +0,86. Bintang ini masuk ke dalam kelas spektrum K5III yang merupakan bintang raksasa merah. Aldebaran berjarak 65 tahun cahaya dari matahari dengan ukuran 44 kali dan bermassa 60 persen lebih besar dibandngkan matahari.

  1. Antares

Bintang Antares terletak di konstelasi Scorpius. Antares terdiri dari dua bintang, alfa scorpio A dan alfa scorpio B. Kecerlangan keduanya antara +0,6 hingga +1,6 dan 5,5. Alfa scorpio A berukuran 680 kali matahari dengan massa bervariasi antara 11 hingga 14,3 kali massa matahari. Sedanglan alfa scorpio B berukuran 5,2 kali mataahri degan massa 7,2 kali massa matahari.

  1. Spica

Spica merupakan bintang ganda spektroskopis dengan kecerlangan visual bervariasi antara +0,97 hingga +1,04 dengan kecerlangan maksimum +0,97. Bintang pertama berukuran 7,5 kali matahari sedangkan bintang kedua berukuran 3,75 kali matahari. Spica berjarak sekitar 250 tahun cahaya matahari.

  1. Pollux

Kecerlangan visual bintang ini sebesar +1,14 dan berjarak 34 tahun cahaya dari matahari dengan ukuran sembilan kali matahari dan massa dua kali matahari.
Pollux termasuk bintang paling terang pertama di langit malam yang memiliki sistem keplanetan seperti tata surya. Planet yang baru ditemukan di sistem keplanetan bintang ini adalah Pollux b (Thestias). Bintang Thestias bermassa 2,3 kali Jupiter dengan periode orbit selama 590 hari di bumi.

Baca:   Meski Kurang Siap, SMPN 10 Kendari Ngotot UNBK Demi Patuhi Kebijakan Pusat
  1. Fomalhaut

Fomalhaut berjarak 25,1 tahun cahaya dari matahari dan berukuran 84 persen lebih besar dibandingkan matahari. Bintang fomalhaut merupakan planet paling terang kedua setelah Pollux. Planet yang baru di temukan pada sistem ini adalah fomalhaut b atau dagon. Dagon mengorbitkan bintang induknya selama kurang lebih 1700 tahun di bumi dengan kemiringan orbit -55 derajat dan kelonjongan orbit mecapai 0,8.

  1. Deneb

Kecerlangan bintang ini bervariasi antar +1,21 hingga +1,29 dengan kecerlangan rata-rata +1,25. Deneb berjarak 2.615 tahun cahaya dari matahari. Deneb berukuran 203 kali matahari dengan massa 19 kali matahari. Bintang ini merupakan bintang maharaksasa kebiru-biruan.

Deneb bersama Vega dan Altair membentuk asterisma segitiga musim kemarau di sekitaran garis khatulistiwa dan segitiga musim panas di belahan utara.

  1. Mimosa

Bintang paling terang terakhir adalah Mimosa. Bintang ini mempunyai sistem bintang ganda yang terdiri dari Becrux a dan Becrux B. Kecerlangan gabungan keduanya bervariasi antara +1,23 hingga +1,31 dengan rata-rata kecerlangan sebesar +1,25. Becrux a berukuran 8,4 kali matahari dengan massa 16 kali. Sedangkan Becrux B bermassa 10 kali matahari dengan ukuran 6,3 kali.

Mimosa dan Acrux serta tiga bintang lainnya dalam konstelasi Crux digunakan sebagai lambang pada bendera oleh 5 negara di dunia seperti Australia, Selandia Baru, Samon, Papua Nugini dan Brazil. (C)

Baca:   Tradisi Lisan UHO Lestarikan Permainan Tradisional

Laporan: Feni Sul Fianah
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan