12 Dosen Fisip UHO Mengikuti Pelatihan e-Learning

  • Bagikan
Sebanyak 12 dosen dilingkungan FISIP UHO yang mengikuti peltihan e-Learning di Kendari, Sabtu (26 Oktober 2019). Foto: Dok. Panitia.
Sebanyak 12 dosen dilingkungan FISIP UHO yang mengikuti peltihan e-Learning di Kendari, Sabtu (26 Oktober 2019). Foto: Dok. Panitia.

SULTRAKINI.COM: Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo, Dr La Tarifu menugaskan 12 dosen FISIP mengikuti pelatihan pembelajaran 4.0 melalui e-learning berbasis google class room serta pengenalan program Spada yang diselenggarakan di salah satu warkop di lingkungan kampus UHO, Sabtu (26 Oktober 2019).

Ketua pelaksana Hasriany Amin menjelaskan melalui kegiatan tersebut diharapkan kepada dosen secara bertahap dapat menerapkan e-learning dalam proses belajar mengajar, sebagai suplemen dari pada tatap muka di kelas.

Sebab, melalui, e-learning interaksi dosen dan mahasiswa akan lebih mudah seperti mentransfer materi pelajaran serta memudahkan proses ujian. Metode penilaian ujian akan lebih objektif karena mahasiswa langsung tahu nilai pekerjaannya sesaat setelah selesai mengikuti ujian.

Pemateri tunggal kegiatan tersebut adalah dosen FISIP UHO, Dr Ambo Upe.

Ambo menuntun para peserta tentang teknik penggunaan google class room, mulai login, cara membuat kelas dan mengundang mahasiswa selaku peserta mata kuliah tertentu, hingga proses pemberian materi, tugas, dan ujian akhir.

Namun demikian, menurut Ambo, untuk penggunaan e-learning di perguruan tinggi diarahkan untuk menggunakan aplikasi Spada yang dibuat oleh Kemenristekdikti. Karena google class room sifatnya untuk umum sedangkan Spada memang dibuat hanya untuk perguruan tinggi di Indonesia.

Baca:   Alumni Sumbang Dana Pembangunan Masjid FISIP

Spada merupakan program untuk meningkatkan pemerataan akses terhadap pembelajaran yang bermutu di perguruan tinggi.

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

Pelatihan tersebut dinilai sangat bermanfaat. “Melalui e-learning dosen dapat terbantu dari banyak sisi, seperti penyampaian materi yang dapat dilakukan secara online,” ujar Dr Muh Rajab kepada SultraKini.com.

Hal senada diungkapkan oleh dosen Ilmu Adminsitrasi, La Ode Muh Elwan. “Secara bertahap akan saya berlakukan metode e-learning dalam proses belajar mengajar,” katanya.

“Sebelum pelatihan ini saya merasa asing dengan sistem ini namun setelah mendapatkan pelatihan sungguh luar biasa manfaatnya ke depan bagi dosen dan mahasiswa. Mudah-mudahan saya dapat menerapkannya,” ujar dosen lain, Suryani.

Dosen lain, Dewi Najib Zakariah menjelaskan mengikuti kegiatan tersebut baginya merupakan pembelajaran degan sistem yang tidak harus terlibat dalam suasana indoor namun tetap merupakan pembelajaran formal yang terkontrol baik proses maupun hasil dan tentu interaksi yang tak erputus antara dosen dan mahasiswa.

“Pengetahuan yang saya dapatkan selama pelatihan e-learning akan saya terapkan dalam pengajaran beberapa mata kuliah.  Aplikasi e-learning memudahkan dalam transfer informasi materi pengajaran dan tugas serta penilaian akhir mata kuliah,” tambah Sutiyana Fahruddin, dosen Ilmu Komunikasi.

Baca:   Hitung Cepat Pilwali Kendari, Fisip UHO Buat Real Count

Sebanyak 12 dosen yang mengikuti pelatihan tersebut berasal dari berbagai jurusan di lingkugan FISIP UHO sesuai surat tugas dekan No.7178/UN29.7/LL/2019.

Laporan: Shen Keanu

  • Bagikan