15 Ekor Sapi Kurban akan Disembelih di Masjid Al Kautsar Kendari, Termasuk Pemberian Presiden dan Gubernur

  • Bagikan
Sapi kurban milik Gubernur Sultra, Ali Mazi. (Foto: Al Iksan/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Perayaan Idul Adha 1442 Hijriah di Masjid Raya Al Kautsar Kendari turut menyembelih belasan sapi kurban. Termasuk hewan kurban dari Presiden RI, Joko Widodo dan Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi.

Total 15 ekor sapi kurban akan disembelih di Masjid Raya Al Kautsar Kendari. Persiapan panitia pemotongan dan pendistribusian hewan kurban pun kini mencapai 85 persen. Selebihnya hanya tinggal menunggu hewan kurban yang datang dari jemaah.

“Untuk saat ini sapi kurban mencapai 15 ekor termasuk sapi kurban dari Pak Jokowi dan Pak Gubernur Sultra jadi dari kelompok jemaah 13 ekor,” jelas Ketua Panitia Kurban Masjid Raya Al Kautsar, Jufriadi, Senin (19/7/2021).

Adapun orang khusus ditunjuk menangani sapi kurban termasuk penyembelihannya sebanyak enam orang, ditambah dengan sepuluh orang panitia. Pembagian hewan kurban nantinya tidak menggunakan kupon, pihak panitia yang akan mengantarkannya ke rumah warga penerima. Tindakan tersebut guna mencegah terjadinya kerumunan.

“Untuk sapi kurban presiden dan gubernur penerimanya itu berasal dari penduduk sekitaran Masjid Al Kautsar dan jemaah tentunya. Kemudian kalau ada sisa baru kemudian disebar ke luar masjid,” terangnya.

(Baca: Berikut Teknis Pelaksanaan Idul Adha di Tengah PPKM Darurat)

Baca:   KPU Tetapkan Mekanisme Pemasangan Iklan Kampanye di Media Massa

Pada saat Hari Idul Adha nantinya, tidak semua sapi kurban akan disembelih. Sapi dari presiden dan gubernur akan disembelih usai salat Id, sementara sapi kurban lainnya di jadwalkan hari berikutnya.

“Sapi dari jemaah itu hari Rabu atau lusanya (Kamis) baru disembelih,” ucapnya.

Ditambahkan Anggota Tim Pendistribusian Daging Kurban Masjid Al Kautsar Kendari, Handoko, usai sapi kurban disembelih, pihaknya langsung mengemasnya dan membebaskan kepada pemilik hewan kurban untuk mendistribusikannya.

“Setiap kelompok itu kan tujuh orang, terserah mereka mau diberikan kepada siapa saja. Jadi untuk yang kelompok itu pembagiannya aman karena kami libatkan mereka,” tambahnya.

Di satu sisi, Masjid Raya Al Kautsar Kendari juga tidak menggelar salat Idul Adha untuk warga dikarenakan melonjaknya kasus Covid-19.

“Kalau untuk itu ‘harga mati’ di sini tidak akan dilaksanakan salat Id. Untuk itu kita ikuti saja aturan dari pemerintah untuk melakukannya di rumah,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Kendari memutuskan pelaksanaan salat Idul Adha 1442 Hijriah tidak digelar di masjid maupun lapangan. Keputusan itu diambil usai menggelar rapat terbatas yang melibatkan sejumlah pihak terkait pada Jumat (16/7/2021).

Keputusan tersebut juga berlaku bagi wilayahnya zona hijau maupun berada di zona kuning sebab dikhawatirkan bisa memperluas penyebaran Covid-19 di Kota Kendari. (B)

Baca:   Sapi Kurban Milik Jokowi di Sultra Seberat 1,3 Ton

(Baca: Wali Kota Kendari Putuskan Salat Idul Adha 1442 H di Rumah Saja)

Laporan: Al Iksan
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan