SULTRAKINI.COM: KENDARI – Menurunnya geliat ekonomi di Sultra pasca pemberlakuan UU Minerba pada tahun 2014, menjadi salah satu penyebab terjadinya perlambatan dalam perkembangan Ekonomi.Akibatnya, laju angka kredit di perbankkan ikut melambat. Sebagai salah satu bank yang memfokuskan pada kredit perumahan, Bank Artha Graha Cabang Kendari juga merasakan dampaknya.Diungkapkan Branch Manager Bank Artha Graha Cabang Kendari, Erwin kepada SULTRAKINI.COM, dengan adanya program KPR subsidi diharapkan dapat membantu pasar di sektor perumahan.”Kami berharp dengan adanya program KPR FLPP dapat mengakomodasi kelesuan pasar di sektor perumahan,” ujarnya, akhir pekan lalu.Ia juga menjelasnya, di tahun 2015 besaran kredit yang dikucurkan Bank Artha Graha Cabang Kendari sebesar Rp70 miliar untuk kredit konsumtif dan produktif.”Untuk kredit konsumtif masih diseputar pembiayaan KPR serta pembelian kendaraan, sedangkan kredit produktif umumnya di sektor usaha jasa,” jelasnya.Sedangkan untuk ditahun 2016, dikarenakan belum bergeliatnya kembali ekonomi di Sultra. Bank Artha Graha Cabang Kendari hanya mentargetkan kenaikan yang cukup tipis yakni 30 persen.”Tahun 2016, kami targetkan penyaluran kredit naik 30 persen dari capaian tahun 2015,” tutupnya.Editor: Gugus Suryaman
2015, Bank Artha Graha Keluarkan Rp70 Miliar untuk Kredit Konsumtif
Rekomendasi untuk kamu

SULTRAKINI.COM: PT. Bank Pembangunan Daerah Sulwesi Tenggara (Bank Sultra) semakin fokus mendorong gerakan perekonomian rakyat…

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Dalam acara dialog OJK bersama pimpinan perbankan, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh…

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan kondisi aset bank…

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan sebanyak 41 bank umum telah memberikan kesempatan…

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kredit diterima oleh UMKM di Provinsi Sulawesi Tenggara berdasarkan lokasi proyek mencapai…







