4 Investor Korsel Siap Bangun Amenitas di Destinasi Wisata Indonesia

  • Bagikan
Lotte, salah satu perusahaan asal Korea Selatan yang akan berinvestasi di industri pariwisata Indonesia. (Foto: Kemenpar RI)

SULTRAKINI.COM: JAKARTA – Empat investor Korea Selatan (Korsel), DW Development Co. Ltd, E&C, Lotte Group, AJU Group, dan Teddy Bear Group, tertarik berinvestasi di industri pariwisata Indonesia.

 

Pernyataan keempatnya terungkap dalam One on One Meeting dengan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Board Room, Conrad Hotel, Seoul, Korea Selatan.

 

”Mereka serius ingin mengembangkan amenitas dan atraksi man made di destinasi pariwisata kita,” kata Menpar Arief Yahya.

 

Jumlah wisman yang datang ke Indonesia baru 10,4 juta, jauh dibanding Malaysia dan Thailand, yang mencapai 25 dan 30 juta. Namun, menurut Menpar Arief Yahya, justru investor Korsel melihat peluang investasi di Indonesia lebih besar.

 

”Performa Indonesia dianggap seksi. Peluangnya masih sedemikian besar. Potensi alam Indonesia juga jauh lebih besar,” kata Arief Yahya.

 

Hiramsyah Sambudhy, ketua Pokja Percepatan 10 Bali Baru, mengatakan sepuluh destinasi unggulan Indonesia diperkirakan mengalami booming antara tiga sampai empat tahun ke depan.

 

Sepuluh destinasi itu adalah Danau Toba Sumatera Utara, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu Jakarta, Borobudur Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru Jawa Timur, Mandalika Lombok Selatan NTB, Labuan Bajo-Komodo NTT, Wakatobi Sultra dan Morotai Maltara.

Baca:   Jarak Tempuh Bertambah, TdF 2017 Bakal Melirik Keindahan Pulau Pasir Putih Rii Taa

 

Sambudhy mengatakan, keempat investor Korsel itu akan bekerjasama dengan PT Jababeka, raksasa properti dalam negeri yang menggarap sejumlah kawasan ekonomi khusus (KEK) Pariwisata.

 

Rencananya, Presdir PT Jababeka Tedjo Budianto Liman akan menandatangani nota kesepahaman dengan Development Co Ltd, E&C, dengan disaksikan Menpar Arief Yahya.

 

(Kemenpar RI)

  • Bagikan