40 Rumah Warga ODP di Baubau Disemprot Disinfektan

  • Bagikan
Penyomprotan desinfektan di salah satu rumah warga Kota Baubau berstatus ODP, Jumat (10 April 2020). FOTO: IST
Penyomprotan desinfektan di salah satu rumah warga Kota Baubau berstatus ODP, Jumat (10 April 2020). FOTO: IST

SULTRAKINI.COM: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau melakukan penyomprotan desinfektan ke rumah-rumah warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), Jumat (10 April 2020).

ODP dimaksud adalah orang yang mengalami gejala demam dengan suhu tubu lebih dari 38 derajat celcius atau ada riwayat demam atau ISPA tanpa pneumonia, serta memiliki riwayat perjalanan ke negara atau daerah yang terjangkit pada 14 hari terakhir.

Kepala BPBD Kota Baubau, La Ode Muslimin Hibali mengatakan hal tersebut dilakukan sebagai upaya meminimalisir potensi penyebaran virus corona di Kota Baubau.

Peta sebaran Covid-19 di Kota Baubau, 43 ODP.

Berdasarkan data Dinas kesehatan dan Gugus Tugas COVID-19 Baubau sebanyak 40 rumah yang disemprot karena penghuninya status ODP.

“Target penyomprotan ke 40 rumah masyarakat yang berstatus ODP, berdasarkan data terakhir Dinas kesehatan dan Gugus Tugas COVID-19 Baubau. Tentu ini secara terus menerus dilakukan sampai covid 19 musna di bumi wolio yg penuh barakati ini,” kata Muslimin.

Mantan Camat Wolio tersebut menjelaskan penyemprotan dibantu oleh sejumlah pemuda Kelurahan Melai, serta mahasiswa KKN dari Universitas Airlangga (Jurusan Farmasi) mengedukasi pencegahan covid-19 di rumah masyarakat berstatus ODP yang menjadi sasaran penyomprotan desinfektan.

Ia juga mengajak masyarakat dan pengusaha untuk bahu-membahu melawan penyebaran virus corona. Sebab urusan kebencanaan tersebut, tidak bisa hanya diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah, akan tetapi membutuhkan membutuhkan keterlibatan banyak pihak dalam memberikan edukasi bagi yang mempunyai ilmu kebencanaan terlebih tentang kesehatan agar kedepannya masyarakat dapat melakukan pencegahan secara mandiri.

Baca:   Rumah Eks Penumpang KM Lambelu di Puma Disemprot Disinfektan

Citizen Journalism: Ikram P

  • Bagikan