8 Manfaat Pepaya Muda bagi Kesehatan, Nomor 5 Tidak Boleh Dilewat

  • Bagikan
Ilustrasi. (Foto: Farhan/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: Buah pepaya menjadi salah satu buah kesukaan banyak orang karena rasanya yang manis, terlebih mudah didapat dan ditanam. Selain itu, pepaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Bagaimana dengan pepaya muda?

Makan pepaya secara rutin bagus untuk kesehatan tubuh. Hal ini karena buah pepaya dipercaya mengandung antioksidan tinggi yang dapat mencegah terjadinya radikal bebas dalam tubuh.

Beberapa kandungan dalam pepaya yang menyehatkan adalah serat, vitamin C, vitamin A, folat, kalium, kalsium, maknesium, serta vitamin B1, B3, B5, E dan K.

Fakta lainnya bahwa pepaya muda kaya akan kandungan enzim yang baik bagi tubuh dan kulit. Sayangnya sangat jarang ada yang mau mengonsumsinya dikarenakan rasanya yang asam dan pahit.

Di satu sisi, pepaya muda juga bisa diolah sebagai menu masakan salat atau tumisan.

Berdasarkan buku Healing Foods, pepaya muda memiliki sifat antibakteri dan bisa meningkatkan percernaan.

Berikut manfaat pepaya muda untuk kesehatan

  1. Meringankan radang tenggorokan

Papain pada pepaya muda dapat membantu meringankan gejala sakit tenggorokan, seperti pembengkakan, nyeri, dan rasa panas. Menurut sebuah artikel di Nutrition Review, penelitian menunjukkan enzim proteolitik pada papain membantu mengurangi peradangan serta atau lebih baik daripada beberapa obat anti-inflamasi karena efek menguntungkan potensial ini, papain dan enzim proteolitik lainnya kadang-kadang digunakan untuk membantu penyembuhan luka dan mengurangi pembengkakan pada tenggorokan.

Baca:   Sehat Dan Lezat, Buah Untuk Penyakit Jantung Ini Patut Dicoba
  1. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Pepaya muda kaya akan enzim papain yang dapat mencerna protein serta bermanfaat bagi orang dengan gangguan pencernaan atau pankreas. Enzim ini juga baik dikonsumsi oleh orang yang menonsumsi banyak daging.

  1. Membantu mengatasi sembelit

Kandungan serat tinggi membuat pepaya mentah sangat bagus untuk membantu mengatasi sembelit. Enzim dalam pepaya mentah, terutama lateks di dalamnya bisa membantu membersihkan perut Anda. Tidak hanya membantu meningkatkan peristaltik di dalam perut Anda, tetapi membantu memindahkan limbah di sepanjang usus besar dan masuk ke usus kamu. Kandungan seratnya juga menyerap air dan membantu melunakkan feses.

  1. Mencegah kekurangan vitamin

Menurut sebuah penelitian, pepaya mentah ditemukan memiliki jumlah karotenoid paling banyak dibandingkan tomat dan wortel.

  1. Mengurangi risiko penyakit jantung

Kandungan asam folat pada pepaya muda dapat membantu mengurangi kadar homosistein yang dikaitkan dengan risiko kerusakan dinding pembuluh darah penyebab serangan jantung dan stroke. Dengan membantu mengontrol kadar homosistein dalam darah, maka dapat mengurangi risiko kerusakan pembuluh darah.

Selain itu, ekstrak pepaya muda mengandung fibrin yang dapat membantu meningkatkan aliran darah dan mengurangi risiko pembentukan bekuan darah pemicu gangguan jantung dan stroke.

  1. Membantu mempercepat proses penyembuhan luka dan meredakan kondisi kulit bermasalah
Baca:   70 Dokter Tangani Operasi Pemisahan Kembar Siam Asal Kendari

Pepaya mentah memiliki kandungan enzim protease tinggi. Inilah sebabnya mengapa buah memiliki sifat de-sloughing yang membantu luka lebih cepat sembuh. Selain itu, pepaya mentah memiliki nutrisi penting, seperti magnesium, potasium, vitamin A, C, E, dan B yang membantu meringankan kondisi kulit tertentu dan meredakan peradangan.

  1. Mengurangi tanda-tanda penuaan kulit

Manfaat pepaya muda bagi kulit diperoleh dari kandungan antioksidan polifenol dan vitamin A, C, serta E di dalamnya. Pepaya muda dapat membantu mengurangi tanda penuaan kulit, mencegah jerawat, memberi perlindungan terhadap kerusakan oksidatif serta mencerahkan dan meratakan warna kulit. Untuk mendapatkan manfaat pepaya bagi kulit, Anda dapat membuat jus pepaya bersama kulitnya. Pasta pepaya dapat dicampur madu dan diaplikasikan pada kulit untuk menenangkan dan melembapkan.

  1. Membantu mengatasi infeksi

Pepaya muda memiliki senyawa aktif yang memiliki aktivitas antimikroba dan juga antioksidan. Mengonsumsi pepaya muda dapat membantu mengatasi infeksi umum beberapa jenis bakteri, cacing, dan amuba.

Selain mampu menghalau radikal bebas, kandungan pada pepaya muda juga dipercaya meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah penyakit karena infeksi.

Risiko mengonsumsi pepaya muda yang harus diperhatikan

Manfaat pepaya muda memang sangat banyak, namun ada juga beberapa risiko yang perlu diwaspadai ketika Anda mengonsumsinya, seperti:

Baca:   Cegah Penyebaran Covid-19, Pemda Koltim Gencar Lakukan Penyemprotan Disinfektan
  1. Alergi: Pepaya muda memiliki banyak kandungan lateks yang dapat menyebabkan alergi bagi sebagian orang.
  2. Kerusakan esofagus: Kandungan papain pada pepaya muda mungkin dapat menyebabkan kerusakan esfofagus atau kerongkongan jika dikonsumsi terlalu banyak.
  3. Membahayakan janin: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi pepaya muda saat hamil dapat berisiko menyebabkan janin mengalami keracunan atau cacat lahir.
  4. Keguguran pada wanita hamil: Pepaya muda berbahaya untuk ibu hamil karena lateks yang dikandungnya dapat memicu kontraksi rahim sehingga memicu terjadinya keguguran atau kelahiran prematur. (C)

Laporan: Farhan
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan