Ali Kamar Halim Kembali Pimpin DPC Hanura Wakatobi, Tegaskan Penguatan Basis Partai

Gambar: Ali Kamar Halim (Foto: istimewa)

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Ali Kamar Halim kembali dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Wakatobi.

Dalam kegiatan tersebut di pimpin langsung oleh ketua DPD Partai Hanura Provinsi Sultra Muhammad Fajar Ishak Dg. Jaya, SE., MH. Dan dilantik oleh Koordinator Wilayah (Korwil) IX DPP Partai Hanura yang membawahi Sulsel,Sulbar dan Sultra, Brigjen Pol (Purn) Dr. Drs. Adeni Muhan Dg Pabali, bersama 14 Ketua DPC Hanura se-Sulawesi Tenggara, di salah satu hotel di Kendari, Kamis (5/2/2026).

Ali Kamar Halim sendiri dikenal sebagai salah satu kader Hanura di Wakatobi dan kini menjadi anggota DPRD Wakatobi.

Dalam pernyataannya usai pelantikan, Ali Kamar Halim menyampaikan komitmennya untuk memperkuat soliditas kader dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Partai Hanura di Wakatobi.

Ia menegaskan, kepengurusan yang baru akan fokus pada konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput serta memperkuat kerja politik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kepercayaan ini adalah amanah besar. Kami akan bekerja maksimal membesarkan Hanura di Wakatobi, memperkuat struktur partai, serta hadir memberikan solusi bagi masyarakat,” ujar Ali Kamar Halim.

Ia juga mengajak seluruh kader dan simpatisan untuk menjaga kekompakan serta bersama-sama menatap agenda politik ke depan dengan kerja nyata dan pelayanan kepada masyarakat.

Korwil IX DPP Partai Hanura, Brigjen Pol (Purn) Dr. Drs. Adeni Muhan Dg Pabali, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) secara serentak diharapkan mampu mendorong seluruh DPC untuk segera bekerja secara aktif, solid, dan adaptif dalam menghadapi tantangan ke depan, sekaligus memperkuat peran organisasi, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Pelantikan pengurus DPC secara serentak di berbagai daerah merupakan bagian dari penguatan struktur partai dalam menghadapi dinamika politik dan kontestasi demokrasi mendatang.

Laporan: Amran Mustar Ode