Alumni Poltekes Kendari Berpeluang Magang di Jepang

  • Bagikan
Head Program Pemagangan Caregiver, Mari Araki, dan Direktur Poltekes Kemenkes Kendari, Askrening, SKM, M.Kes saat menandatangani MoU, Rabu (27/2/2019). (Foto: Poltekes Kemenkes Kendari /SULTRAKINI.COM).
Head Program Pemagangan Caregiver, Mari Araki, dan Direktur Poltekes Kemenkes Kendari, Askrening, SKM, M.Kes saat menandatangani MoU, Rabu (27/2/2019). (Foto: Poltekes Kemenkes Kendari /SULTRAKINI.COM).

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Dengan Memorandum of Understanding antara Poli Teknik Kesehatan Kemenkes Kendari dan OSSelnajaya, alumni kampus kesehatan negeri tersebut berpeluang magang di Jepang. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU di Aula Poltekes Kemenkes Kendari, Rabu (27/2/2019).

Direktur Poltekes Kemenkes Kendari, Askrening, SKM, M.Kes menuturkan, dengan kerjasama tersebut, mahasiswa dan alumni berpeluang untuk terserap tenaga magang ke Jepang. Selain MoU, pihak OSSelnajaya juga langsung melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan proses rekrutmen kepada mahasiswa dan alumni.

“Kami sangat mengapresiasi program ini karena alumni kita memiliki peluang besar untuk bekerja di Jepang,” ungkapnya.

Head Program Pemagangan Caregiver, Mari Araki, mengungkapkan pihaknya mengambil inisiatif untuk bekerja sama dengan Poltekes Kemenkes Kendari karena ada dua alumninya yang lolos untuk magang di Jepang. Alasannya, dua alumni kampus kesehatan tersebut cerdas secara akademik dan memiliki karakter yang bagus.

“Olehnya itu, kami langsung menghubungi pihak kampus untuk menandatangani MoU dan sosialisasi tentang program pemagangan yang kami laksanakan,” katanya.

Dia mengungkapkan, mereka yang lolos dalam program magang tersebut akan bekerja selama tiga sampai lima tahun di Jepang. Setelah itu, mereka akan kembali ke tempat asalnya dengan harapan dapat menerapkan ilmu yang diterima selama magang di Jepang.

Baca:   Toyota Kendari Gelar Gathering Customer

“Khusus rekrutmen program pemagangan kami laksanakan sesuai jumlah peserta yang berminat,” tutupnya.

Laporan: Muh Yusuf
Editor: Habiruddin Daeng

  • Bagikan