Anggap Belum Banyak Tangani Nasib Guru, PGRI Wakatobi Jalin Kerja Sama Internasional

  • Bagikan
Ketua PGRI Wakatobi, Asman Hamdi. (Foto: Amran Mustar Ode/SULTRAKINI.COM)
Ketua PGRI Wakatobi, Asman Hamdi. (Foto: Amran Mustar Ode/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Wakatobi berupaya menjalin kerja sama dengan Lembaga Bantuan Kerjasama Internasional Kanada (Canadian International Development Agency). Tujuannya, untuk meningkatkan mutu pndidikan di wilayah setempat.

Menurut Ketua PGRI Wakatobi, Asman Hamdi, langkah kerja sama dengan CIDA karena dinilai Pemda belum memberikan perhatian lebih terhadap dunia pendidikan, terutama para tenaga pendidik.

“Tahun ini, kita upayakan bekerja sama dengan CIDA, agar nasib guru di Wakatobi terutama guru honorer dapat berubah,” ucap Asman Hamdi, Selasa (21/5/2019).

Kerja sama PGRI dijalin adalah program guru masuk desa, dengan sasaran program sekolah-sekolah terpencil di Wakatobi. Program nantinya diprioritaskan kepada guru honorer dan para sarjana pendidikan yang belum mendapatkan pekerjaan.

“Guru masuk desa adalah salah satu upaya PGRI meningkatkan mutu pendidikan dan mengurangi angka pengangguran, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menghadapi tantangan global di masa akan datang,” terangnya.

Laporan : Amran Mustar Ode
Editor: Sarini Ido

Baca:   Kementerian Kesehatan Sosialisasi Gema Cermat di Wakatobi
  • Bagikan