Anggaran Pilkada Konawe Awalnya Diusulkan Rp 60 Miliar

  • Bagikan
Ketua KPUD Konawe, Sarmadan (Foto: Arsip SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Konawe dinilai fantastis. Nominalnya mencapai Rp 54,9 milliar. Dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Konawe, Sarmada, awalnya pengusulan anggaran tersebut sebesar Rp 60 miliar.

Setelah melalui konsultasi kepada KPUD Sulawesi Tenggara, anggaran turun dari RP 60 miliar menjadi Rp 58 miliar. Selanjutnya, KPUD juga melakukan konsultasi dengan Pemda Konawe. Hasilnya terjadi pemangkasan lagi menjadi Rp 55 miliar. Terakhir, Sarmadan kembali melakukan konsultasi dengan pihak KPUD Provinsi dan kembali mengeluarkan kesepakatan anggaran antara Rp 55 miliar-Rp 56 miliar.

“Rapat terakhir kami dengan pimpinan DPRD Konawe kemudian menghasilkan angka Rp 54,9 miliar dengan rincian Rp 15 miliar untuk 2017 dan Rp 39,9 miliar untuk 2018. Jadi sebenarnya kami sudah berupaya melakukan efisiensi anggaran untuk Pilkada Konawe,” jelas Sarmada.

Meski pun telah melakukan efisiensi, tak sedikit publik menilai kalau anggaran tersebut tinggi. Hal itu bisa dilihat respon warga yang memberikan komentar di media sosial terkait berita tersebut. Sebagai perbandingan, hasil penelurusan SultraKini.Com terkait anggaran Pilkada daerah lain memang memiliki angka yang lebih rendah. Pilkada Buton tahun ini misalnya, anggaran Pilkada digelontorkan sebanyak Rp 24,6 miliar. Sedangkan Kota Kendari yang juga belum lama menggelar Pilkada hanya menghabiskan dana hingga Rp 20 miliar.

Perihal bembengkaknya anggaran, Sarmada telah memberikan penjelasannya. Menurutnya, ada tiga item objek dengan anggaran cukup besar dalam pelaksanaan Pilkada Konawe 2018. Ketiganya menyangkut, honorarium penyelenggara dari sekretariat KPUD Konawe, honorarium badan ad hoc yang mencapai tujuh ribuan, serta biaya bahan dan alat peraga kampanye para kandidat yang mesti disebar hingga ke pelosok desa dan kelurahan.

Baca:   Tujuh Mahasiswa Teknik UHO Dirampok

(Baca: Anggaran Pilkada Membengkak, Ini Penjelasan KPUD Konawe)

Laporan: Mas Jaya

  • Bagikan