Antam dan Pemda Konut Tangani Stunting di Wilayah Ring Satu Tambang Nikel

  • Bagikan
Business Support Senior Manager Muhammad Rusdan (ke tiga dari kanan) bersama Bupati Ruksamin (ke tiga dari kiri), Kadis Kesehatan Nur Jannah, serta sejumlah anggota Fokopinda. Foto: IST.
Business Support Senior Manager Muhammad Rusdan (ke tiga dari kanan) bersama Bupati Ruksamin (ke tiga dari kiri), Kadis Kesehatan Nur Jannah, serta sejumlah anggota Fokopinda. Foto: IST.

SULTRAKINI.COM: PT. Antam Tbk UBPN  Konawe Utara bekerjasama Pemerinrah Daerah Kabupaten Konawe Utara melakukan launching penanganan stunting dan pemberian asupan gizi di wilayah ring satu tambang nikel perusahaan BUMN tersebut. Berlangsung di Aula Kantor Camat Molawe, Minggu (20 November 2022).

Kerjasama dituangkan dalam MoU antara PT Antam Tbk dengan Pemda Konut diwakili masing-masing oleh GM UBPN Konawe Utara yang diwakili oleh Business Support Senior Manager Muhammad Rusdan dan Kepala Dinas Kesehatan Konut Nur Jannah, disaksikan Bupati Ruksamin.  yang kali ini memfokuskan pelaksanaannya di dua kecamatan yakni kecamatan Molawe dan kecamata Lasolo Kepulauan.

loker wartawan sultrakini

Bagi PT Antam Tbk MoU tersebut merupakan program CSR bidang kesehatan dimana pelaksanaan stunting sejalan dengan program pemerintah sebagaimana tertuang dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang rencana aksi nasional percepatan penurunan  stunting, dan di Konut kemudian dijabarkan dalam Peraturan Bupati No. 17 tahun 2020 tentang pencegahan stunting.

CSR ini fokus pada wilayah ring satu, dengan focus  pelaksanaan di dua kecamatan yakni Kecamatan Molawe dan Kecamatan Lasolo Kepulauan.

Situs resmi Pemda Konut merilis kegiatan penanganan stunting dan ibu hamil ini akan dilaksanakan di delapan titik yaitu Kelurahan Molawe, Desa Mowundo, Desa Mandiodo, Desa Mataiwoi, Desa Bandaeha, Desa Awila, Desa Tapunggaya dan Desa Tapunopaka, dengan jumlah total kasus 38 kasus yang terdiri dari 34 kasus balita dan 4 kasus ibu hamil dalam 3 bulan terakhir.

Baca:   Dinas PK Konut Bakal Relokasi Dua Sekolah Terkena Banjir Bandang

Muhammad Rusdan menyatakan bahwa PT. Antam Tbk UBPN Konawe Utara dengan usia unit bisnis yang masih sangat muda akan terus berusaha menjalankan program CSR yang berkelanjutan dalam rangka mengemban amah pemerintah  untuk turut serta membangun masyarakat  melalui program-program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

“Melalui program CSR bidang kesehatan kali ini yakni pencanangan pencegahan stunting semoga dapat bermanfaat dan melahirkan generasi-generasi yang sehat dan cerdas yang nantinya akan membangun Konawe Utara,” ujar Rusdan.

Bupati Konawe Utara Ruksamin mengapresiasi  PT Antam Tbk yang telah mengambil peran untuk pencegahan stunting di Kabupaten Konawe Utara.

Kerjasama ini mengambil langkah strategis berupa pemberian asupan gizi kepada ibu hamil dan anak-anak sehingga terhindar dari stunting.

Menurut Ruksamin, pemerintah akan terus memaksimalakan penanganan stunting di seluruh Kabupaten Konawe Utara dan harapannya agar sektor-sektor usaha yang lainnya dapat mengikuti langkah PT Antam untuk mengambil peran dalam pencegahan dan penurunan angka stunting di kabupaten Konawe utara .

Kepala Dinas Kesehatan, Nur Jannah menyampaikan terima kasih kepada PT Antam yang telah mengambil peran dalam penanganan stunting.

Selain itu, PT Antam telah banyak membantu pemerintah Kabupaten Konawe Utara di bidang kesehatan. Tahun lalu memberikan bantuan berupa mobil ambulance, tempat tidur pasien dan oksigen konsentrator.

Baca:   Pendaftaran Duta Bahasa Sultra 2019 Segera Ditutup

Launcing penanganan stunting turut hadir Forkopinda Kabupaten Konawe Utara diantaranya Kapolres Konut, perwira penghubung Kodim Konut, Camat Molawe, Camat Lasolo Kepulauan, dan sejumlah masyarakat. (ADV)

Laporan: Shen Keanu

loker marketing sultrakini
  • Bagikan