Antusias Pembeli di Pasar Baruga Belum Nampak Memasuki H-3 Idul Fitri 2022

  • Bagikan
Pasar Baruga bagian sembako masih sepi pembeli memasuki H-3 Idul Fitri, Jumat (29 April 2022). (Foto: Julia Dwi Sadini/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Memasuki H-3 Idul Fitri 1443 Hijriah, Pasar Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara belum ramai pembeli. Hal ini membuat sejumlah pedagang kekurangan pemasukkan dibandingkan hari-hari biasanya,Jumat (29 April 2022).

Pantauan Sultrakini.com, Pasar Baruga belum menunjukkan tanda-tanda ramai padat seperti menjelang Idul Fitri tahun sebelumnya. Hal ini nampak dari lorong-lorong pasar yang sepi pengunjung.

Seorang pedagang sembako, Hadija (55) mengaku, kondisi tersebut tidak seperti biasanya ketika menjelang lebaran. Bahkan, saat pandemi Covid-19 tahun lalu, pasar cukup ramai pembeli.

Hal ini pun membuat Hadija kekurangan pemasukan. Sebab biasanya menjelang lebaran keuntungan bisa dikantonginya hingga Rp 1 juta, namun sejak subuh hari berdagang dirinya belum mendapatkan jumlah sebesar itu.

“Biasanya Baruga kalau sudah dekat begini (lebaran) pasti ramai. Kalau tahun lalu bagus lancar biar masih covid, sekarang diizinkan mi orang mudik jadi pasar juga ikut sepi,” ucapnya dengan dialek Kendari.

Kondisi tersebut juga dirasakan Mitri. Keuntungan sulit didapatkannya lantaran sepi pembeli. “Padahal kalau begini itu (jelang lebaran) agak ramai pembeli, lihat mi masih banyak (jualan),” jelasnya.

Sepinya pembeli di Pasar Baruga ternyata membawa dampak lain bagi beberapa pembeli. Salah satunya Herlina (54). Dia bebas berbelanja tanpa harus berdesak-desakan, terlebih jarak pasar dengan rumahnya cukup dekat.

Baca:   Si Jago Merah di Jalan HEA Mokodompit, Korbannya Kebanyakan Mahasiswa

“Sepi jadi tidak berdesakkan lagi kayak tahun kemarin, jalan saja susah. Sekarang kalau belanja cepat selesai,” ujarnya. (C)

Laporan: Julia Dwi Sadini
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan