Baubau Raih Penghargaan Kota Sehat Kategori Swasti Saba Wistara

  • Bagikan
Belasan kabupaten dan kota dapat penghargaan Kemenkes salah satunya Kota Baubau. (Dok. Kemkes.go.id)

SULTRAKINI.COM: Sebagai bentuk penghargaan pemerintah pusat kepada daerah yang telah menyelenggarakan kabupaten dan kota sehat (KKS), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Kesehatan RI menyerahkan penghargaan Swasti Saba Wistara kepada kabupaten dan kota sehat tingkat nasional tahun 2021.

Penghargaan Swasti Saba Wistara adalah puncak ketiga penganugerahan kota sehat dimana hasil kolaborasi dan dari kerjasama yang baik dari semua pihak. Penghargaan tersebut merupakan wujud kondisi kabupaten/kota yang bersih, aman, nyaman, dan sehat untuk dihuni.

“Kabupaten dan kota sehat merupakan modal dasar untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang menjadi idaman bagi setiap penduduk di setiap daerah,” tulis di laman Kemenkes.

Pemberian penghargaan kabupaten dan kota sehat 2021 dilaksanakan oleh pemerintah pusat sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat.

“Penyelenggaraan kabupaten/kota bertujuan untuk mendorong terwujudnya kondisi kabupaten/kota yang bersih, aman, nyaman dan sehat untuk dihuni. Kabupaten dan kota sehat juga sebagai tempat bekerja bagi warga dengan cara terlaksananya berbagai program-program kesehatan dan sektor lain sehingga dapat meningkatkan sarana, produktivitas, dan perekonomian masyarakat,” lanjut keterangan itu.

Untuk di Sultra, Kota Baubau merupakan salah satu kota yang berhasil meraih penghargaan Kota Sehat atau Swasti Saba Wistara Tingkat Nasional Tahun 2021.

Baca:   Lama Tunggu Jokowi, Masyarakat Serbu Es Cendol

Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse yang menerima langsung penghargaan secara virtual memberikan apresiasi dan terimakasih sebesar-besarnya kepada Forum Kota Sehat yang mendukung pencapaian ini. Ia menjelaskan bahwa penghargaan ini diraih berkat peran aktif dan upaya mensinergikan program serta pemberdayaan masyarakat dalam menyelenggarakan kabupaten kota sehat 2021.

“Penghargaan tertinggi ini merupakan penghargaan di bidang kesehatan lingkungan yang diberikan kepada kabupaten/kota yang telah menyelenggarakan tujuh tatanan,” ujarnya dalam rilis persnya pada Kamis (18/11/2021) dilansir dari ZONASULTRA.COM.

Monianse juga mengatakan, dari beberapa tatanan penilaian, Baubau bisa menghasilkan yang terbaik atas kerjasama yang baik tim kota maupun kecamatan.

Orang nomor dua di Kota Baubau ini menegaskan, penganugerahan ini bukan hasil lomba tapi apresiasi yang diberikan pemerintah pusat atas capaian yang dilakukan secara maksimal oleh Pemkot Baubau dalam hal ini Wali Kota Baubau A.S. Tamrin.

Ditambahkannya, jika hal ini secara konsisten dipertahankan, maka Kota Baubau akan menjadi kota yang tertib, teratur, dan pada akhirnya kota ini sangat layak buat siapa saja yang datang baik penduduk lokal maupun dari luar Baubau.

“Investasi di Baubau juga bisa tumbuh dengan baik yang dampaknya perekonomian Baubau juga akan lebih baik sehingga untuk mencapai kesejahteraan akan sangat mudah,” urain Monianse.

Baca:   Juni 2019, Inflasi Kendari 2,55 Persen

Untuk diketahui, dalam penganugerahan ini, Pemkot Baubau diwakili langsung oleh Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse, didampingi Asisten II Setda Kota Baubau Ibnu Wahid, Asisten III Sitti Munawar, Sekdin Bappeda Dahrul Dahlan, Ketua Forum Kota Sehat Baubau Masri, sementara pemerintah pusat adalah yang mewakili Menteri Dalam Negeri dan Wakil Menteri Kesehatan, yang diberikan secara daring.

Penghargaan tertinggi dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Swasti Saba Wistara itu merupakan penghargaan di bidang kesehatan lingkungan yang diberikan kepada kabupaten/kota yang telah menyelenggarakan tujuh tatanan yaitu, tatanan permukiman, sarana dan prasarana umum, tertib lalu lintas dan pelayanan transportasi, industri dan perkantoran sehat, pariwisata sehat, pangan dan gizi, kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri serta sosial yang sehat.

Dengan terwujudnya tatanan-tatanan tersebut yang sesuai dengan standar akan mendukung pembangunan berwawasan kesehatan sebagai modal tercapainya derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.

Terdapat 36 kabupaten/kota peraih penghargaan sehat tersebut antara lain;25 kabupaten/kota peraih penghargaan Swasti Saba Wistara, yakni
Kota Padang Panjang, Kabupaten Sukabumi, Kota Semarang, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, Kota Blitar, Kota Tomohon, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Barru, Kabupaten Wajo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Gowa, Kabupaten Takalar, Kabupaten Sinjay, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Enrekang, Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Pare-Pare, Kota Baubau, Kabupaten Palopo.

Baca:   Petaka Tambang Nikel, Kawasan Hutan Baubau Hancur Digarap PT BIS

Empat kabupaten/kota peraih penghargaan Swasti Saba Wiwerda
Kabupaten Tebo, Kota Pangkal Pinang, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Nganjuk

Tujuh kabupaten/kota peraih penghargaan Swasti Saba Padapa
Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Bandung, Kabupaten Majalengka, Kota Sukabumi, Kabupaten Tegal, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Banjar.

Laporan: Yelza Atrimien dan Sita Cahyani
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan