Berani Tunjukan Dirimu di Sirkuit Arwin Cup I tahun 2019?

  • Bagikan
Persiapan peserta Arwin Cup I tahun 2019 di kawasan MTQ Kendari, Sabtu (30/3/2019). (Foto: Maykhel Rizky/SULTRAKINI.COM)
Persiapan peserta Arwin Cup I tahun 2019 di kawasan MTQ Kendari, Sabtu (30/3/2019). (Foto: Maykhel Rizky/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Balap-balapan di jalan raya ataupun balap liar yang terjadi di kalangan pemuda kerap kali meresahkan warga. Hal ini yang membuat para anak muda yang tergabung dalam Komunitas Club Motor Scootic Kota Kendari menyelenggarakan kejuaraan balap Arwin Cup I tahun 2019.

“Kegiatan ini kami buat (Scootic) khusus untuk teman-teman pemuda, agar yang sering balap-balap di jalan raya atau balap liar dapat menyalurkan bakat atau hobinya di wadah ini,” terang Penasehat Panitia Penyelenggara, Sukri, Sabtu (30/3/2019).

Arwin Cup I tahun 2019 diagendakan 30-31 Maret di kawasan MTQ Kendari. Dalam ajangnya, dua kategori dipertandingkan, yaitu pemula dan senior (seedet) dan memperlombakan 14 kelas dengan masing-masing 15 orang pembalap di setiap kelasnya. Para peserta totalnya 93 tim dan 200 starter juga akan memperebutkan 5 peringkat juara di setiap kelas.

Kejuaraan balapan ini melibatkan 3 dewan juri, yakni Mawardi, Astin Abus, dan Dedi. Ketiga dewan juri ini nantinya akan melihat dan menilai proses berlangsungnya kejuaraan dengan sportif.

Disamping itu, kelas balapan yang paling diminati para petarung kecepatan di sirkuit ini adalah kelas balapan motor 2-Tak.

Menurut Sukri atau yang lebih dikenal 347 itu menambahkan, banyak tim atau pembalap berminat di kelas 2-Tak karena biaya untuk memodifikasi motor balap 2-Tak yang tidak tinggi.

Baca:   Weekend di PlazaInn Hotel Kendari bisa Banyak Promo

Sistem kejuaraan balap motor dibagi ke dalam dua kategori dengan kategori pemula dimulai dengan babak penyisihan satu, semi final, dan final. Sedangkan kategori Senior (seedet) dimulai dengan proses latihan kualifikasi (QTT) untuk penentuan nomor started, semi final, dan final.

Dia berharap, ajang olahraga ini menjadi wadah penyaluran bakat. Di satu sisi, lewat ajang ini ditemukan pembalap muda potensial yang mengharumkan nama daerah di kanca nasional.

“Saya berharap, teman-teman klub motor di Sultra dapat menunjukkan bakatnya di ruang ini, sehingga tidak perlu balap-balapan di jalan apalagi balap liar karena pemerintah dan kepolisian mendukung kegiatan ini,” ucapnya.

Laporan: Maykhel Rizky
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan