Berbagi Dihari Kemerdekaan, ASR Kendari Beri Insentif Penggali Kubur di TPU Punggolaka

  • Bagikan
Relawan ASR Kendari membagikan bantuan, (Foto: Ist)
Relawan ASR Kendari membagikan bantuan, (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Menyambut hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia ke -76, Relawan Aku Sahabat Rakyat (ASR) Kota Kendari menyambangi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Punggolaka, Kecamatan Puuwatu.

Kedatangan para relawan ASR, tentu saja disambut hangat para penggali kubur yang setiap saat stand by melakukan tugasnya, jika ada orang yang meninggal dunia.

Ketua ASR Kota Kendari, Alivian Pradana Liambo, mengungkapkan maksud kedatangan pihaknya menyambangi para penggali kubur yang ada di TPU Punggolaka untuk memberikan insentif kepada mereka.

“Dengan semangat berbagi Dewan Pembina ASR, Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka maka selaku relawan hari ini turun berbagi dengan memberikan insentif kepada para penggali makam,” tuturnya, Rabu (11/8/2021).

Alvian juga menyampaikan, selain memberikan insentif kepada para penggali kubur. Relawan ASR juga membagikan cinderamata dan baju ASR. Sekaligus, relawan ASR juga memperkenalan mantan Pangdam Hasanuddin sebagai kandidat Calon Gubernur Sultra 2024 mendatang.

Selama ini kata Alvian, profesi ini sedikit yang memberi perhatian. Para penggali kubur ini adalah pegawai kontrak dan tentu penghasilan dari profesi ini kadang tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Alhamdulillah, kami dari relawan ASR Kota Kendari mengajak dialog dengan para penggali kubur. Selama ini, profesi ini sedikit yang memberi perhatian. Maka dari ASR, berharap para penggali kubur ini bisa diperhatikan,” ungkapnya.

Baca:   Resmikan Kantor Baru, PDIP Kendari Target Menang Pileg 2019

Sekedar informasi, penggali makam yang bekerja di TPU Punggolaka berjumlah 12 orang. Dimana dari 12 orang tersebut dibagi menjadi empat kelompok. Menurut pengakuan dari pekerja penggali makam tersebut, sejak Agustus 2021, setiap hari sedikitnya ada 15 mayat yang mereka makamkan.

Mereka juga berharap, kedepan para pekerja tersebut bisa mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. (C)

Laporan: La Niati
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan