SUARA

100 Alumni GAS Siap Jajal Bandar Udara di Indonesia

SULTRAKINI.COM : KENDARI – Sebanyak 100 orang siswa sekolah Generation Aviation School (GAS) dibawah Yayasan Sultan Pratama Mandiri mengikuti wisuda program staf penunjang penerbangan di Hotel Grand Clarion pada Sabtu (27/1/2018).

Ketua Yayasan Sultra Pratama Mandiri GAS, Hasmawati mengatakan dengan wisudawan yang dihasilkan pihaknya, dia berharap dapat eksis mengabdikan diri sebagai lembaga pendidikan yang mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut berperan aktif dalam pembangunan.

“Kami berkomitmen agar GAS untuk terus memantapkan diri sebagai yayasan yang tidak hanya mampu bersaing, melainkan benar-benar berkomitmen menjadi institusi pendidikan yang berkualitas dan mampu berperan dalam merealisasikan visi dan misinya sebagai lembaga pendidikan yang rahmatan lil’alamin,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan berlangsung, Sabtu (27/1/2018).

Ia menjelaskan, sejak berdirinya GAS 4 tahun lalu tepatnya pada 5 Juni 2014 sudah melahirkan 525 alumni dari 12 angkatan, sebagian besarnya sudah berkerja di beberapa perusahaan yang bergerak di bidang penerbangan dan travel. 

“Alumni kira sudah banyak yang bekerja seperti di Bandara Haluoleo Kendari, Bandara Sugimanuru Muna Barat, Bandara Betoambari Baubau, Bandara Sangia Ni Bandera Kolaka, Bandara Sentani Jayapura, bahkan di Bandara Raja Ampat ada alumni kita dan dibeberapa usaha travel juga ada seperti Travel Abdillah dan Travel Wailala Baubau,” ucapnya.

Selain itu, dirinya juga mengatakan pada tahun 2018 ini sudah ada 400 putra/putri terbaik Sultra yang sudah mendaftar diri di GAS Kendari. Ini menunjukan bahwa animo masyarakat untuk menimba ilmu tentang penerbangan semakin tinggi. 

yamaha

“Semoga siswa/siswi yang menimbah ilmu di GAS mendapatkan pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal atau modal untuk terjun di dunia usaha baik dalam skala regional, nasional maupun internasional. Kita harapkan juga alumni kita bisa sampai pada level internasional,” tambahnya.

Wisudawan GAS juga mendapat apresiasi dari DPD Asociation Of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Sulawesi Tenggara, Rahman Rahim selaku ketua. Dia menyatakan kepada 100 siswa/siswi yang telah diwisuda agar senantiasa berpikir maju didalam mengembangkan perusahaan tempat ia berkerja nantinya.

Tentunya, dengan mengembangkan disiplin ilmu, keterampilan, attitude yang akan membawa siswa/siswi dapat mengembangkan jiwa Interpreneur yang hebat di dalam bersaing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang selalu dituntut sikap profesional.

“Siapa yang disiplin ilmunya, skill, attitude itu akan membawanya menjadi manusia yang tangguh tidak menjadi penonton di negara sendiri. Jangan berkecil hati, tanamkan dalam diri bahwa saya adalah yang terbaik, saya yang pertama dan senantiasa membangun relasi,” pungkasnya.

Laporan: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.