11,5 Persen Pelajar SD dan SMP di Kendari Belum Cairkan Bantuan PIP

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikmudora) Kendari mencatat masih ada 11,5 persen pelajar SMP dan SD belum mencairkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).

Kepala Seksi Peserta Didik Dikmudora Kendari, Amran, menerangkan telatnya pencairan dana PIP tahun 2019 tersebut karena sebagian besar siswa penerima mendapat SK yang diterbitkan 2020. Olehnya itu, dari 9.257 total siswa SMP dan SD penerima PIP, baru 88,5 persen yang menikmati dana PIP. Hanya saja tidak disebutkan jumlah murid SD dan siswa SMP yang belum mencairkan dana PIP tahun 2019 tersebut.

“Berdasarkan laporan yang kami terima dari kepala sekolah hal ini disebabkan oleh beberapa siswa yang tamat sekolah tahun ini. Pasalnya, kelas VI dan IX masih bisa menikmati PIP meski hanya setengah dari total nominal dana yang mesti diterima,” jelas Amran, Kamis (9/4/2020).

Untuk diketahui nominal dana PIP yang seharusnya diterima murid SD sebesar Rp 450 ribu perbulan dan pelajar SMP Rp 750 ribu perbulan. Hanya saja, khusus untuk siswa tahun pertama dan terakhir hanya bisa menikmati bantuan ini setengah dari total dana yang seharusnya diterima.

“Kami berharap agar dana PIP yang dicairkan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, bukan kebutuhan lainnya. Alasannya karena dana bantuan pendidikan ini langsung diterima sekaligus setiap siswa selama setahun,” tambahnya.

Laporan: Muh Yusuf
Editor: Sarini Ido

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.