15 dari 16 Parpol di Buton Hadiri Deklarasi Kampanye Damai

SULTRAKINI.COM: BUTON – 15 dari 16 partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2019 di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara menghadiri kampanye damai di Sekretariat KPU Kabupaten Buton pada Minggu (23/9/2018).

Ketua KPU Kabupaten Buton, Burhan, mengatakan deklarasi kampanye damai dengan tema “Indonesia Melawan Hoax, Politisasi SARA, Politik Uang” tersebut bertujuan agar dalam pelaksanaan kampanye yang dimulai sejak hari Tanggal 23 September hingga 13 April 2019 mendatang berlangsung damai khususnya di wilayah Kabupaten Buton.

“Kebetulan dari 16 partai politik di Buton yang hadir ini 15 partai,” kata Ketua KPU Kabupaten Buton, Burhan kepada awak media usai kegiatan.

Menurutnya, deklarasi kampanye damai hanya dilaksanakan di 35 tempat atau provinsi di Seluruh Indonesia, namun pihaknya bersama Kapolres Buton, AKBP Andi Herman memiliki ide agar di Buton juga melaksanakan deklarasi kampanye damai dengan harapan tercipta pemilu yang bersih dan damai sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku.

“Inikan hanya di 35 tempat setingkat provinsi di seluruh Indoenesia, dan ini terselenggara bukan hanya ide kami tapi juga idenya Pak Kapolres dan kami koordinasikan secara internal dengan partai politik sehingga acara ini kami selenggarakan,” ujarnya.

Burhan juga berharap, kepada seluruh Parpol agar dapat melaksanakan kampanye sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Serta tidak terjadi gugatan atau keberatan baik antara peserta Pemilu, penyelenggara Pemilu serta pihak-pihak lainnya. Dan yang tidak kalah penting yaitu tidak menyebarkan berita bohong (Hoax), politisasi SARA, dan politik uang (Money Politik).

“Kita juga berharap di Buton pada pemilu nanti tidak lagi terjadi pemilihan suara ulang seperti pada pilkada 2018 baru-baru ini,” harapnya.

Pada kesempatan itu juga, Kapolres Buton, AKBP Andi Herman mengimbau kepada seluruh Parpol ataupun calon legislatif supaya lebih bijak dalam melakukan kampanye khususnya melalui media sosial agar tidak menyebarkan berita bohong, politisasi SARA dan money politik.

“Kita harapkan kepada para calon atau peserta pemilu menyampaikan kepada simpatisannya agar melakukan kampanye tidak menyebarkan hoax, isu SARA dan money politik, dan lebih bijak dalam meggunakan medsos,” imbaunya.

Andi Herman juga menegaskan, pada Pemilu 2019 seluruh TNI dan POLRI tidak akan berpihak, baik kepada para calon legislatif ataupun terhadap calon presiden. “Kami tekankan, pemilu sama dengan pilkada dan pilkades, bahwa TNI dan POLRI akan tetap netral tidak berpihak kesalah satu calon,” tegasnya.

Hal senada juga dikatakan Bupati Buton, La Bakry bahwa dirinya berharap agar seluruh parpol maupun calon legislatif bisa melaksanakan kampanye dengan damai sehingga tercipta pesta demokrasi yang bersih, langsung bebas rahasia, serta jujur dan adil.

“Buton inikan selalu menunjukan yang terbaik dalam pesta demokrasi sema seperti sebelum-sebelumnya, untuk itu mari kita laksanakan pesta demokrasi yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ajaknya.

Dalam kegiatan itu turut dihadiri 15 ketua ataupun perwakilan partai, pihak TNI, Ketua Bawaslu Buton, Maman, serta Anggota Komisioner KPU Buton. Pada acara itu, tidak ada satupun perwakilan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Amatan Sultrakini.com, usai pelaksanaan deklarasi kampanye damai dilanjutkan dengan penandatangan deklarasi kampanye damai oleh parpol dan peresmian rumah pintar pemilu (RPP).

Laporan: La Ode Ali
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.