20 Napi di Lapas Bauabu Dibina Bikin Fasilitas Masjid

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Sedikitnya 20 nara pidana (Napi) Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA dibina membuat fasilitas Masjid Manaarfa Nafsuhu, di kampung Wakonti RT 001/RW 004, kelurahan kadolokatapi, Kecamatan Wolio, Kota Baubau. Pembangunan sarana masjid tersebut dimulai pada 1 Agustus lalu yang bersamaan dengan hari Kebangkitan Nasional dan rencananya berakhir pada Oktober 2018.

Kepala Lapas Kelas IIA Baubau, Wahyu Prasetyo, mengatakan 20 warga binaan tersebut disebut “pasukan Merah Putih Napi” yang dikukuhkan pada 20 Mei lalu bersamaan hari kebangkitan nasional. Mereka merupakan warga binaan yang terjerat kasus pidana umum. Dua diantaranya merupakan kasus pembunuhan dan penganiyaan yang telah melalui asimilasi dan sudah diperbolehkan keluar untuk dilatih pertukangan.

“Memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk menyampaikan permohonan maaf pada masyarakat atas rasa penyesalannya, balas budinyalah. Mungkin selama ini sudah mencederai hati masyarakat. Jadi sumbangsinya berupa tenaganya untuk membantu masyarakat dalam membangun fasilitas umum yang nantinya diserahkan kepada masyarakat banyak,” kata Wahyu Prestyo kepada wartawan Sultrakini.com, Selasa (7/8/2018).

Rencananya fasilitas umum berupa tempat wudu dan MCK berukuran 2,5×5 meter tersebut akan diserahkan langsung pemerintah Kota Baubau yang bersamaan dengan hari jadi Kementrian Hukum dan HAM atau Dharma Arya Dika pada 30 Oktober 2018.

“Kita berharap ini momen penting buat mereka, paling tidak selama berstatus Narapidana mereka punya pengalaman batin ya, yang bisa menyentuh hati mereka, agar tidak lagi mencedarai masyarakat dan tidak lagi melanggar hukum, makanya kita bikin di masjid,” ujarnya.

Menyinggung soal anggaran, pihaknya mengaku memperoleh dana dari swadaya lembanganya yang ingin bersedekah terhadap pembangunan masjid yang berada di perkebunan Lapas Baubau.

“Kebetulan ini swadaya dari Lapas Baubau yang ingin sedekah. Ini khan untuk masjid, jadi kita beri kesempatan kepada teman-teman, ternyata antusias untuk membangun. dan ini berlanjut, kebetulan berada di perkebunan lapas Wakonti terus kondisinya juga perlu dibantu,” pungkasnya.

Laporan : Zarmin
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.