SULTRAKINI.COM:KENDARI- Sebanyak 294 orang tenaga perawat yang ada di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi tenggara (Sultra) mengikuti pelatihan khusus keperawatan guna menyukseskan program satu desa satu perawat.

294 Tenaga Perawat Diberi Bekal Untuk Terjun ke Desa
Perawat - perawat dari kabupaten Konawe saat melakukan pelatihan pendamping desa (Foto : Hasrul Tamrin/SULTRAKINI. COM)

Program pelatihan yang dilaksanakan disalah satu hotel di Kota Kendari, Selasa (21/11/2017) merupakan program pertama yang di lakukan pemerintah Kabupaten Konawe untuk mengurangi angka pengangguran, khususnya dibidang keperawatan. Kegiatan ini bersinergi dengan Pusat Konsultasi Pemerintah Daerah (PKPD) melalui pemanfaatan anggaran dana desa.

Koordinator PKPD wilayah Sultra, Olivia Pangaibali selaku Ketua Panitia melaporan kegiatan itu akan berlansung selama empat hari, terhitung mulai 20 November hingga 23 November 2017 dengan agenda pelatihan. Sehingga sebelum ditugaskan di desa penempatan, para perawat tersebut sudah memiliki pemahaman lebih mendalam terkait tugas serta peran dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat dampingannya.

"Disini para perawat akan dibekali dengan berbagai pengetahuan tentang tugas dan perannya saat akan bertugas di desa nantinya," ungkapnya.

Kegiatan peningkatan kapasitas tenaga perawat satu perawat satu desa ini mendapat respon positif dari persatuan perawat PPNI tingakat kabupaten, PPNI wilayah sultra maupun pemerintah daerah setempat karena dinilai merupakan salah satu dari dua daerah di Sultra yang sudah melakukan program satu desa satu perawat.

Sekertaris daerah (Sekda) Kabupaten Konawe, Ridwan Lamaroa, mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut dari visi misi pemerintah daerah di konawe untuk meningkatkan sektor kesehatan. Perawat yang mengikuti kegiatan pelatihan mewakili dari seluruh perawat desa di Konawe.

"Kedepannya program ini bisa berjalan dengan lancar, maka konawe akan menjadi pilot atau sentra kesehatan maupun projek tentang program satu desa satu perawat ," beber Ridwan Lamaroa usai membuka kegiatan pelatihan.

Selain itu kata Ridwan, salah satu tugas perawat sebagaimana amanah Undang-Undang lebih banyak mengkaji dibidang kesehatan utamanya diwilayah kita masing-masing, perawat harus mampu menjembatani masyarakat untuk mendapatkan kesehatan.

"Karena itu, kami harapkan perawat yang akan ditugaskan di setiap desa ini bisa benar-benar siap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat ," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, Muh. Aris mengatakan perawat yang akan di tugaskan di desa merupakan hasil seleksi dari sekian banyak perawat di Konawe yang masih berstatus non pegawai negeri.

"Kami harapkan perawat kedepannya dalam bertugas harus mampu berkoordinasi dengan pemerintah desa tempat bertugas masing-masing, sehingga lebih mudah dalam menjalankan tugas ," tandasnya.


Laporan : Hasrul Tamrin

IKLAN KPU IKLAN LION

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations