31 Tahun Hilang, Keraton Liya Kembali Adakan Budaya Mangania

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI- Keraton Liya menggelar pesta budaya mangania, dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kecanatan Wangi-wangi Selatan (Wangsel) yang ke- 14 tahun. Minggu (9/4/2017)

Budaya mangania yang dirangkaikan dengan launching  CBT (Desa Wisata) Liya Tigo ini terakhir digelar oleh keraton Liya pada tahun 1986 lalu.

“Alhamdulillah hari ini kita adakan kembali karena budaya mangania ini sudah sejak 31 tahun silam kita adakan,” kata Meantu’u (ketua adat) Liya, La Ode Muhammad Ali.

Dikatakannya, dahulu acara mangania ini diadakan saat ada pendirian atau renofasi bangunan umum seperti baruga (tempat rapat adat), lafa (gerbang benteng) dan batanga (gazebo kampung).

“Dahulu ini sebagai rasa syukur kita kepada Allah karena Allah telah memberikan kita rahmat sehingga kita mampu membangun atau rehap bangun tersebut.” Ungkap meantu’u ke 31 ini.

Acara ini juga dijadikan sebagai ajang silatuhrahmi dan gotong royong masyarakat saat itu karena saat acara tersebut masyarakat semua berkumpul di satu tempat.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.