Iklan Clarion

318 Sekolah di Sultra Masuk Daftar Merah SNMPTN

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Panitia Pusat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019 mencatat ada 318 SMA Sederajat yang masuk daftar merah. Namun berdasarkan hasil pantauan pihak Universitas Halu Oleo (UHO) jumlah tersebut akan berkurang.

Wakil Rektor I UHO, La Hamimu, menjelaskan hasil pengecekan yang dilakukan ada beberapa sekolah yang belum memasukan nama siswanya, meski sekolahnya sudah terdaftar sebagai peserta SNMPTN. Mereka belum memasukan nama siswanya, karena masih menunggu akrditasi sekolah.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

“Pasalnya, akreditasi sekokah berpengaruh terhadap jumlah siswa yang bisa didaftar dalam SNMPTN. Kendati demikian, ada beberapa sekolah utamanya yang dipelosok daerah sama sekali tidak mendaftar,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, pendaftaran sekolah sebagai peserta SNMPTN berakhir pada 29 Januari 2019. Namun diperpanjang dua hari karena kendala jaringan dari panitia pusat. Olehnya itu, diperkirakan jumlah sekolah yang masuk daftar merah akan berkurang. Ada dua jenis pendaftaran yang dilakukan sekolah yakni pendaftaran sekolah dan pendfataran nama siswa.

“Kami belum menerima laporan dari panitia pusat terkait jumlah sekolah yang masuk daftar blacklist untuk tahun ini. Pasalnya hasil pengecekan yang kami lakukan dari 318 sekolah sudah mendaftar hanya belum memasukan nama-nama siswanya,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, tahun lalu hanya dua sekolah yang diblacklist langsung oleh panitia pusat karena kuat dugaan memanipulasi nilai siswa. Hanya saja tidak disebutkan secara pasti nama dua sekolah tersebut, tapi yang dari luar Kota Kendari.

“Kalau tidak salah keduanya dari Konsel. Kami juga belum memastikan apakah dua sekokah masih diblacklist atau tidak. Kita tunggu saja informasi pastinya dari panitia pusat terbaik sekolah yang masuk daftar blacklist SNMPTN,” tutupnya.

Laporan: Muh Yusuf
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.