3200 Vaksin Covid-19 Tiba di Baubau, Siap Disuntikkan ke Nakes, Perangkat Pemerintah dan Swasta

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Sebanyak 3200 vial vaksin Covid-19 tiba di Kota Baubau, Kamis (27 Januari 202), dan akan disuntikan kepada 1600 Nakes (tenaga kesehatan), perangkat pemerintah, dan swasta penerima vaksin pada pekan depan.

Kedatangan vaksin di Baubau dijemput langsung oleh tim gabungan unsur Pemkot Baubau di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara dan tiba di Kota Baubau dengan selamat, diangkut dengan mobil khusus berpendingin.

“Alhamdulillah menjemputan berjalan lancar, dan sudah tiba,” ucap Laode Muslimin Kepala BPBD Baubau tim penjemputan vaksin, Kamis (28/1/21).

Kata dia, dalam proses penjemputan vaksin tim diberangkatkan dengan Mobil Double Cabin milik Dinas Kesehatan Kota Baubau, Mobil Ranger BPBD, dan Mobil Box berpendingin milik Dinas Perhubungan Kota Baubau yang suhunya diatur sesuai standar agar vaksin tidak rusak selama perjalanan Kota Kendari ke Kota Baubau.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr Wahyu mengatakan saat ini vaksin telah disimpan sementara di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Baubau sambil menunggu persiapan vaksinasi pada Minggu pertama bulan Februari 2021 nanti.

“Vaksin akan didistribusikan ke 20 titik fasilitas layanan kesehatan sehari sebelum pelaksanaan vaksinasi nantinya. Vaksin tersebut akan ditempatkan di gudang obat Puskesmas, atau rumah sakit, dengan tetap dilakukan penjagaan oleh pihak terkait,” ucapnya.

Kata Wahyu, vaksin itu akan disebar ke 20 fasilitas layanan kesehatan di Kota Baubau yang terdiri dari 17 Puskesmas, RSUD Kota Baubau, Kantor Kesehatan Pelabuhan, dan Klinik Bhayangkara Polres Baubau.

Pada duapuluh lokasi tersebut, Dinkes Baubau telah membentuk tim pelaksana vaksinasi dan sudah menyiapkan lemari pendingin (Kulkas). Adapun petugas yang akan melakukan penyuntikan adalah Nakes yang sudah terlatih.

“Personil sudah terlatih dan memiliki kemampuan untuk melakukan penyuntikan sudah siap,” terang Wahyu.

Lanjut Wahyu, vaksin akan disuntikan sedikitnya kepada 1600-an orang yang telah terdaftar, terdiri dari tenaga kesehatan (Nakes), perangkat pemerintahan, dan pihak swasta.

“Karena butuh dua kali vaksinasi tiap orang, maka 1600 dikali dua sehingga yang dibutuhkan 3.200 vial/dosis,” jelas Wahyu.

Sementara itu, untuk penyuntikan vaksin pada aparat pelayanan publik di Baubau akan memuu kedatangan vaksin berikutnya.

“Nanti akan ada tahap berikutnya yang akan mendatangkan vaksin untuk aparat pelayanan publik,” pungkasnya. (B)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.