Iklan Clarion

4 Ton Miras Dimusnahkan Polres Buton

SULTRAKINI.COM: BUTON – Sebanyak 4 ton lebih minuman keras (Miras) dimusnakan Kepolisian Resor (Polres) Buton, Sulawasi Tenggara di halaman Mapolres Buton, Sabtu (30/12/2017). Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun 2016.

Miras yang dimusnakan, berupa jenis tradisional arak sebanyak 3069 liter, konau 779 liter, dan miras jenis modern seperti bir dan anggur merah sebanyak 1.289 botol.

“Ini jauh lebih meningkat jika dibandingkan tahun 2016 yang hanya 1 ton lebih, karena memang tahun ini ada pembuat minumannya kita tindak tegas,” kata Kapolres Buton, AKBP Andi Herman SIK kepada sejumlah awak media usai pemusnahan miras.

Dijelaskan, miras berbagai jenis tersebut merupakan hasil razia pada cipta kondisi (Cipkon) selama 2017 di wilayah hukumnya, yaitu Kabupaten Buton dan Kabupaten Buton Selatan khususnya jelang perayaan Natal 2017 dan tahun baru 2018.

“Dan tahun ini yang masuk ke kami itu 80 persen kriminalitas terjadi disebabkan karena minuman keras baik tindakan penganiayaan, KDRT maupun lakalantas (kecelakaan lalu lintas) tunggal,” jelas Andi Herman.

Mengenai hal itu, Pelaksana Tugas Bupati Buton, La Bakry mengapresiasi langkah atau tindakan yang dilakukan Polres Buton yang telah bekerja keras mengamankan daerah ini khususnya dalam memberantas peredaran miras.

Baca Juga

“Kita ucapkan terima kasih kepada Polri, khususnya Pak Kapolres Buton yang telah bekerja keras mengamankan daerah ini dari penyakit sosial terutama yang disebabkan miras,” kata La Bakry.

Menurut La Bakry, dimusnakannya miras tersebut merupakan tindakan penyelamatan bagi masyarakat di wilayah itu. Sebab, jika miras itu dikonsumsi, tidak menuntut kemungkinan akan menjadi petaka bagi daerah.

“Pemusnahan miras ini sesungguhnya telah menyelamatkan ribuan anak-anak kita, yang apabila 3 ton lebih ini dikonsumsi jadi petaka bagi kita semua,” terang La Bakry.

(Baca juga: Polres Muna: Angka Kriminalitas Turun 15 Persen di 2017)

(Baca juga: Polres Konawe Musnahkan Ribuan Liter Miras Hasil Operasi Cipkon)

Laporan: La Ode Ali

Komentar
Loading...