60 Persen Anggaran Dana Desa di Torobulu Difokuskan Penyaluran BLT

SULTRAKINI.COM: KONAWE SELATAN – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2020 di Desa Torobulu Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, rampung. Tercatat, ada sekitar 60 persen Dana Desa yang dialokasikan.

Kepala Desa Torobulu, Nilham, menjelaskan penyaluran BLT yang bersumber dari dana desa di Desa Torobulu telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 565.200.000 ribu rupiah dari total dana desa selama setahun sebanyak Rp 969.421.000 rupiah.

“Total penerima kita sebanyak 157  keluarga penerima manfaat (KPM) BLT DD selama 9 bulan sejak bulan April sampai Desember 2020 dengan rincian per KPM menerima bantuan sebesar Rp 3.600.000,” ungkap Nilham, Senin (28/12/2020).

Sehingga, kata Nilham, untuk penyaluran BLT kali ini, sudah memasuk tahap ketiga pada Bulan Oktober hingga Desember.

Sebelumnya, lanjut Nilham pihaknya juga telah melakukan pembayaran BLT untuk 6 bulan yakni bulan April sampai September. Sehingga total mencapai 9 Bulan.

“Untuk bulan April sampai Juni satu KPM menerima Rp 1.800.000 yang terbagi perbulannya Rp 600.000, sementara di bulan Juli-September per KPM menerima Rp 900.000 yang terbagi perbulannya Rp 300.000 dan untuk bulan Oktober hingga Desember per KPM menerima Rp 900.000 yang terbagi perbulannya sebesar Rp.l 300.000 ribu rupiah,” bebernya.

Untuk presentasi penyaluran BLT yang bersumber dari Dana Desa sudah mencapai 60 persen dari besaran anggaran dana desa keseluruhan di tahun anggaran 2020.

Olehnya itu, mantan Caleg DPRD Konsel itu berharap melalui penyaluran bantuan langsung tunai tersebut dapat meringankan beban perekonomian masyarakat Desa Torobulu, dimasa Covid-19 saat ini yang menyebabkan kondisi perekonomian masyarakat tidak stabil.

“Semoga dengan adanya bantuan langsung tunai ini dapat sedikit membantu perekonomian masyarakat Desa Torobulu,” cetusnya.

Sementara itu, salah satu penerima BLT Fatmawati  mengaku, dengan adanya BLT sangat terbantu ditengah himpitan kesulitan ekonomi ditengah wabah Covid-19 dimana segala sesuatunta serba terbatas.

“Tentu kita sangat terbantu dengan adanya bantuan ini, sehingga perekonomian kita dapat terbantu setelah pandemi, untuk modal usaha,” akunya.

Hal yang serupa juga di ungkapkan
Hanto N (49) yang merupakan pedagang Ikan mengaku dengan hadirnya BLT mengaku sangat bersyukur sekali, karena pemerintah memperhatikan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Kami sangat bersyukur sekali,” ucap Hanto singkat. (B)

Laporan: Afdal
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.