SUARA

7 Tempat di Dunia yang Tidak Mengizinkan Swafoto

SULTRAKINI.COM: Berfoto atau selfie adalah salah satu kegiatan yang dilakukan wisatawan ketika berlibur. Tanpa ber swafoto (foto selfie) hidup mereka tidak lengkap rasanya dengan pemandangan indah, maka para wisatawan harus mengabadikan momen seru dan unik yang dirasakan ketika traveling. Tapi tidak semua tempat wisata boleh untuk diabadikan dengan memotretnya. Ada beberapa tempat wisata di dunia ternyata tidak mengizinkan wisatawan untuk memotretnya.

Berikut daftarnya:

1.Menara Eiffel

Menara Eiffel merupakan tempat wisata impian banyak ornag. Ada ribuan orang yang tiap hari berfoto di sana sebagai kenang-kenangan. Namun meski begitu, ternyata ada satu larangan yang harus dipatuhi wisatawan yakni memotret menara Eiffel di malam hari. Saat malam hari, wisatawan yang berkunjung di sna disungguhkan pertunjukan lampu yang berkedip-kedip pada permukaan menara. Yang memotretnya dikategorikan sebagai hal illegal karena pertunjukan tersebut merupakan karya seni yang dilindungi oleh hak cipta. Hanya wisatawan yang mengantongi izin saja memotert dan menyebarluaskan di media social.

2. Mekkah, Arab Saudi

Larangan selfie di Mekkah karena ulama setempat melihatnya sebagai perilaku narsis atau ‘ibadah diri’. Beberapa dari mereka juga percaya bahwa banyak anak muda melakukan perjalanan ke Mekkah dengan tujuan pamer ibadah; mereka mengambil foto dan berbagi secara online. Tindakan ini diyakini bertentangan dengan dasar-dasar Islam dan juga mengganggu ketenangan.

Namun sayangnya, belum banyak orang yang tahu bahwa praktikum demikian ternyata telah dilarang oleh pihak Kerajaan Arab Saudi. Peraturanya yang tergolong baru tersebut disampaikan lewat nota diplomatic Kementrian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi kepada beberapa Negara. Disebut juga saksi untuk jamaah yang melanggar adalah teguran dari para penjaga Masjid hingga pengambilan alat perekam gambar secara paksa. Larangan ini pun berlaku pada Masjid Nabawi yang terletak di Madinah.

3. Disneyland, Amerika Serikat

Sejak bulan Juli 2015, Disneyland dan Walt Disney World telah melarang keberadaan tongkat selfie (tongsis) di tempat mereka. Sebelumnya larangan ini hanya berlaku di wahana tertentu saja, namun banyaknya keluhan pengunjung dan karyawan membuat pihak berwenang memperluas larangan ke seluruh wilayah taman bermain Disney dan Worlds Disney.

yamaha

4. Desa Bergun Swiss tak boleh di foto karena saking indahnya

Larangan memotret tempat wisata sebenarnya banyak diterapkan di berbagai negara. Salah satu yang memberlakukan hal ini ialah desa wisata Bergun di Swiss. Alasannya ternyata cukup ilmiah namun terdengar janggal di telinga sebagian orang. Pihak pengelola melarang turis memotret dan menyebarluaskan foto wisatanya di Desa Bergun karena khawatir dapat membuat orang yang melihatnya jadi depresi.

Menurut walikota Bergun, Nicolay, aksi para wisatawan yang berbagi foto keindahan Bergun di media sosial justru membuat sedih dan depresi orang lain yang belum sempat datang berlibur ke desanya. Tak mengherankan, Desa tradisional Bergun yang terletak di kaki pegunungan Albula di Swiss, sudah tersohor akan keindahannya. Bahkan sejak 1952 silam, desa ini menjadi lokasi pengambilan gambar film favorit para sineas Swiss.

5. Johannesburg, Afrika Selatan

Johannesburg memiliki Lion Park, tempat di mana pengunjung dapat pergi berjalan-jalan dengan singa, layaknya hewan peliharaan, dan berfoto bersama singga itu. Namun demikian, Anda tidak boleh selfie bersama singa. Karena untuk selfie, wajah Anda harus berada dalam jarak yang cukup dekat dengan wajah singa dan hal ini dapat membuat singa menjadi tidak nyaman.

6. The Palace Museum, Beijing, Tiongkok

Dikenal sebagai ‘Forbidden City’, tempat ini adalah landmark paling populer dan paling ramai di Beijing. Alasan dilarangnya “tongsis” dan selfie di sini serupa dengan Koloseum, yaitu “tongsis” dapat merusak barang antik yang ada di sana dan aktivitas selfie dapat mengganggu kenyamanan pengunjung lainnya.

7. Garoupe, Antibes, Prancis

La Garoupe terkenal sebagai pantai terbaik di Prancis. Pantai ini juga merupakan “No Braggies Zone”. Istilah ‘Braggies’ merujuk pada orang-orang yang mengunjungi pantai untuk mengambil foto narsis dan posting di akun media sosial mereka untuk pamer. Pemerintah setempat ingin agar pengunjung menikmati keindahan dan ketenangan pantai, serta tidak membuang-buang waktu untuk narsis dan pamer.

 

Dari berbagai sumber
Laporan: Fatima

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.