72 Orang Diduga Keracunan Nasi Kotak

SULTRAKINI.COM: Puluhan warga Kampung Cicoping, Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kota Bogor, Jawa Barat diduga keracunan setelah menyantap nasi kotak ketika Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (11 November 2018).

Sebanyak 72 orang terdiri santriwati, guru, serta warga setempat mengeluhkan gejala mual, muntah, diare, dan kepala pusing hingga mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Cigudeg, Senin (12/11) pagi.
Camat Cigudeg, Acep Sajidin membenarkan puluhan santriwati dan guru Pondok Pesantren Riyadul Solihin mengalami gejala seperti keracunan makanan.

Kapolsek Cigudeg, Kompol Asep Supriadi menjelaskan hingga pukul 19.30 WIB (12/11), tercatat ada 52 santri dan guru Ponpes mendatangani puskesmas sejak Senin sore. Dari jumlah tersebut, enam orang di antaranya dirujuk ke RSUD Cibinong. Sementara sejumlah lainnya diperbolehkan pulang setelah diberikan obat oleh dokter. Berdasarkan pengakuan sejumlah santriwati, gejala keracunan dirasakan setelah mereka mengkonsumsi nasi kotak yang dibagikan saat Maulid Nabi SAW.

‘’Secara bersamaan mereka mendatangi Puskesmas Cigudeg untuk memeriksakan keluhan yang mereka alami. Puncaknya tadi siang dan sore. Mereka mengalami gejala yang sama. Beberapa warga dijemput petugas dan dibawa ke puskesmas,’’ terang Acep, Senin (12/11).

Fortune

Terkait penanganan medis, lanjut Acep, pihak puskesmas sudah melakukan penanganan dini meliputi pemeriksaan fisik, pemberian oralit, pengambilan sampel makanan untuk diuji laboratorium serta menindaklanjuti informasi dugaan keracunan tersebut. Pihaknya juga masih melakukan pendataan warga dengan keluhan yang sama.

‘’Kami masih melakukan pendataan. Rata-rata korbannya itu perempuan, karena kemarin itu kan acaranya pengajian ibu-ibu. Ada juga beberapa laki-laki dewasa dan anak-anak karena ikut mengkonsumsi nasi kotak itu di rumah. Dari hasil pemeriksaan dokter, diduga itu keracunan makanan,” ujar Acep.

Sumber : News.Detik.Com dan Liputan6

Laporan : Wa Ode Dirmayanti

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.