8 Arti Warna Lidah Bagi Kesehatan

SULTRAKINI.COM: Pernahkah Anda heran ketika dokter menyuruh untuk membuka mulut dan menjulurkan lidah? Dokter sebenarnya ingin mengetahui warna lidah anda saat sakit. Ternyata warna lidah dapat menjadi indikator kondisi kesehatan.

Lidah adalah gabungan otot kaya akan pembuluh darah, sehingga ketika terjadi perubahan tekstur, kelembaban, dan warna padanya berarti menunjukkan adanya tanda-tanda masalah kesehatan.

Jadi, lidah merupakan salah satu pendeteksi adanya penyakit dalam tubuh. Bahkan, jauh hari sebelum adanya pengobatan modern, orang-orang Cina kuno sudah menggunakan cara ini untuk mendeteksi hal tersebut.

Lidah yang sehat umumnya berwarna merah muda atau pink. Hanya sedikit saja, yang memiliki lidah berpola geometris merah putih. Dalam kondisi normal, lidah memiliki banyak pembuluh darah dan selalu basah oleh air liur, sehingga tetap bersih dan terhindar dari pertumbuhan bakteri berbahaya.

Laman Men’s Health merangkum sejumlah perubahan pada warna lidah dan refleksinya bagi kondisi kesehatan.

1. Lidah Berwarna Putih

Lapisan putih tebal atau berat di permukaan lidah juga dikenal sebagai leukoplakia, bisa berasal dari asap rokok atau iritasi pada lidah. Menurut Lee Gause, dokter gigi dan pendiri Smile Design Manhattan, banyak orang mengira kondisi ini adalah sariawan. Padahal itu hanyalah lapisan putih. Bahkan, banyak orang mengaitkannya dengan diabetes atau melemahnya sistem kekebalan tubuh.

“Leukoplakia paling sering terjadi pada perokok berat. Merokok tidak pernah sehat, tetapi kita tak pernah melihat ini pada perokok sosial,” ujar Lee Gause.

Namun gause mengatakan, banyak perokok sosial atau mereka yang merokok pada kesempatan tertentu menjadi perokok berat.

Perlu waktu untuk melihat kondisi ini, karena leukoplakia, kata Gause, terjadi secara bertahap, sehingga banyak orang tak memperhatikannya. Banyak yang melewatkan gejala ini sampai seorang pakar melihatnya. Oleh karena itu, Gause menyarakan kita untuk melakukan pemeriksaan rutin ke dokter.

2. Lidah Berwarna Kuning

Warna kuning pada lidah dapat menunjukkan adanya pembentukan ragi atau infeksi bakteri telah parah. Secara umum, warna kuning pada lidah merupakan indikasi panas tubuh yang berlebihan. Faktor penyebab paling umum adalah nikotin, makanan pedas atau dampak stres yang berlarut-larut.

3. Lidah Berwarna Coklat

Salah satu awal dari kanker kulit yang disebut melanoma adalah perubahan warna lidah menjadi kecoklatan. Jika warnanya semakin gelap segera konsultasi dengan dokter.

4. Lidah Berwarna Biru dan Ungu

Menurut Marashi lidah berwarna biru atau ungu bisa menjadi indikator gangguan jantung. “Jika jantung tidak memompa darah dengan benar, atau ada kekurangan oksigen dalam darah, lidah bisa berubah menjadi ungu kebiruan,” tambahnya.

Fortune

Jika kita mengalami hal ini, segera berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan penanganan tepat.

5. Lidah Berwarna Hitam

Waspada ketika warna lidah berubah menjadi hitam. Perubahan warna ini biasa dipicu gejala diabetes, pengguna antibiotik, atau kesehatan mulut yang buruk. Kemungkinan paling ringan adalah bakteri yang terjebak di lidah, sehingga menimbulkan bercak hitam.

6. Bercak Putih Pada Lidah

Penyebab lidah timbul bercak putih adalah sariawan, dehidrasi, infeksi jamur oral atau leukoplakia (sel-sel permukaan lidah tumbuh secara berlebihan). Perbanyak minum air dan jaga kebersihan mulut anda, untuk mengatasi masalah ini.

Lidah berwarna putih sering menjadi pertanda gejala tipes, flu, gangguan pada saluran cerna, atau anemia. Jika bercak putih tidak tebal, menunjukkan tubuh berkurangan darah.

Warna pucat dan timbul lapisan lemak, artinya tubuh mengalami kedinginan atau gejala flu. Hati-hati terhadap bercak putih yang tebal, mungkin kondisi ini akibat gangguan reproduksi.

Jika bercak putih tidak hilang selama 2 minggu, segera periksa diri Anda ke dokter. Bercak putih yang tidak hilang selama sebulan lebih dapat menunjukkan adanya kanker berbahaya.

7. Ujung Lidah Berwarna Merah

Menurut Gause, ujung lidah yang merah dapat menandakan stres mental atau emosional. Itu bisa terjadi selama situasi stres tinggi dan akan selesai dengan sendirinya begitu stres reda.

“Ini juga dipengaruhi obat-obatan psikologis yang dapat mengubah aliran saliva dan hidrasi mulut. Ini dapat mempengaruhi keseluruhan mulut dan warna lidah,” lanjut Gause.

8. Muncul Pulau Pada lidah

Gause mengatakan gejala ini disebut “lidah geografis”. Gejala ini muncul dalam bentuk pola merah yang terlihat seperti peta pada lidah. Meski belum bisa dipastikan penyebab munculnya jejak semacam itu di lidah, namun menurut Gause, kondisi ini sangat umum terjadi dan tidak berbahaya.

Laman Hello Sehat melansir, gejala semacam ini bisa disebabkan dua hal. Pertama, fissured tongue, atau kondisi di mana lidah memiliki alur di sepanjang permukaannya.Kedua, faktor genetik karena kondisi ini dapat diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Dari berbagai sumber

Laporan: Wa Ode Rahmah Maulidya Wuna

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.