8 Wilayah di Sultra Berpotensi Hujan di Malam Tahun Baru

SULTRAKINI.COM: Malam tahun baru 2020 di Provinsi Sulawesi Tenggara diprediksi akan hujan ringan, tepatnya di delapan wilayah. Hujan juga berpotensi mengguyur dini hari atau 1 Januari 2020 di dua wilayah lainnya di Sultra.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksikan hujan ringan akan melanda wilayah Kendari, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Kolaka, Kolaka Timur, Bombana, dan Wakatobi pada malam tahun baru 2020 atau 31 Desember 2019.

Hujan juga diprediksi terjadi pada Rabu (1 Januari 2020) dini hari di wilayah Wakatobi dan Konawe Kepulauan.

“Masyarakat diimbau tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan dari curah hujan tinggi dan angin kencang yang akan terjadi pada awal Januari 2020, seperti potensi banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin,” ujar Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, Selasa (31/12/2019).

Secara rinci prakiraan BMKG pada 31 Desember-2 Januari ini juga berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer. Terpantau pola tekanan rendah 1004 hPa teridentifikasi di Barat Daya Australia sehingga menyebabkan terbentuknya wilayah pertemuan angin di sekitar wilayah Sultra, terutama bagian selatan sekitar Wakatobi, Baubau, Buton Selatan, dan Buton Tengah.

Kampus

Bersamaan dengan itu, massa udara basah lapisan rendah terkonsentrasi sampai lapisan 700 mb mencapi 70-90 persen di wilayah Sultra, serta indek labilitas sedang sampai kuat dan pola konvektif skala lokal di wilayah Sultra, beserta hangatnya Suhu Muka Laut di wilayah sekitar Sultra terutama bagian selatan dan juga dilihat dari pergerakan anginnya terdapat konvergensi di wilayah Sultra.

Hal terebut menyebabkan tingkat penguapan dan pertumbuhan awan cukup tinggi di wilayah Sultra, terutama bagian Selatan seperti (Buton Selatan, baubau, Buton Tengah, Buton, Wakatobi), serta terdapat belokan angin di bagian utara (Konawe Utara, Kolaka Timur, Konawe, Konawe Selatan, Kendari, Konawe Kepulauan, dan Kolaka Utara).

“Mulai menguatnya angin baratan serta adanya pola tekanan rendah di barat daya Australia mengakibatkan potensi cuaca, berupa angin kencang yang dapat mencapai di atas 15 knot sehingga berpotensi gelombang dengan tinggi 1,25– 2,5 meter (kategori gelombang sedang) terjadi di wilayah perairan Sultra, tepatnya Perairan Baubau dan Perairan Wakatobi,” jelas Faizal.

Dengan kondisi cuara tersebut, BMKG mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan siaga dalam menghadapi periode puncak penghujan 2020. Khususnya akan dampak dari curah hujan tinggi yang akan memicu Bencana Hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, banjir bandang, dan angin kencang yang meningkat pada awal Januari 2020.

Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.