Air Selalu Keruh, Bupati Diminta Evaluasi PDAM Bombana

SULTRAKINI.COM: BOMBANA – Kinerja Perusahaan Daerah Air minum (PDAM) Kabupaten Bombana dinilai tidak profesional. Pasokan air ke pemukiman warga selalu keruh.Hal itu dikeluhkan masyarakat Kecamatan Poleang Utara, sejak awal Februari ini. \”Sudah lama masyarakat keluhkan persoalan air itu, namun tidak kunjung digubris oleh pihak PDAM,\” ujar Abady Makmur, tokoh pemuda Poleang Utara.Mantan anggota DPRD Bombana ini menjelaskan, air dari perusahaan plat merah itu nyaris tidak berguna untuk masyarakat. \”Air keruh itu mau dijadikan apa. Jangankan untuk minum, mandi pun warga sangat jijik,\” terang Abady.Politisi asal Partai Perindo ini meminta pihak Pemkab lekas mengevaluasi kinerja PDAM Bombana. \”Saya sangat meyayangkan kinerja Perusahaan Daerah ini. Sudah lama terbentuk, namun persoalan kekeruhan air ini tidak kunjung tuntas,\” jelas Abadi Makmur.Selain di Kecamatan Poleang Utara, kekeruhan air juga terjadi disejumlah wilayah pelanggan PDAM. Di Rumbia, ibukota Kabupaten Bombana misalnya, warga berkali-kali keluhkan persoalan kotornya air dari PDAM.\”Air PDAM keruh sekali, sejumlah cucian terpaksa ditangguhkan. Mau diapa jika air sudah begini. Agak kuning kecoklat-coklatan. Terpkasa kita menunggu jernih kembali, baru bisa digunakan,\” kesal Nining, warga Rumbia.(B)Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.