Alumni Gudep Harimau Kontu Pelopori Reuni Pramuka Penggalang

SULTRAKINI.COM: MUNA – Selama ini masyarakat Sulawesi Tenggara hanya mengenal reuni alumni sekolah dan perguruan tinggi. Di Kabupaten Muna, alumni Gugus Depan (Gudep) Pramuka Penggalang Harimau Kontu yang berpangkalan di SMPN 1 Watopute, menggelar reuni perdana dan satu-satunya di Sulawesi Tenggara. Dilaksanakan pada Selasa 19 Juni 2018, bertempat di pangkalan Gudep itu sendiri.

“Setahu saya memang belum ada reuni Gudep di Muna ini, bahkan se Sultra. Tidak tau kalau di daerah lain seperti di Jawa sana,” kata Sekretaris Kwartir Cabang Muna, Ripno Kasim, kepada Sultrakini.com, yang ditemui sebelum acara reuni di Gudep Harimau Kontu digelar.

Suasana apel alumni yang petugasnya adalah para alumni Harimau Kontu sejak tahun 1982 sampai 2017. (Foto: ist)

Hal itu juga dikuatkan oleh salah satu sepuh Pramuka di Sultra, Muslimin Uka saat pembukaan reuni, Selasa (18/6/2018), di Kelurahan Wali Kecamatan Watopute. Menurutnya, ide mengumpulkan kembali para kader Pramuka dalam satu acara sangat positif. Apalagi agenda ini bukan sekadar ajang temu kangen.

“Ini menunjukkan kepedulian kita terhadap Pramuka, terkhusus pada Gudep Harimau Kontu ini. Kita berharap melalui ajang ini, ide-ide maupun kegiatan positif untuk menjadikan Pramuka lebih baik di Kabupaten Muna ini dapat disalurkan. Dan saya sangat senang diundang dalam acara ini,” ujar Kak Oger, sapaan akrab Muslimin Uka yang juga mantan penyiar radio dengan nama udara Tintong, saat didaulat menjadi Pembina Apel Alumni di Harimau Kontu.

Agenda reuni diisi dengan kegiatan Apel Alumni yang dihadiri mulai dari angkatan 1982 sampai 2017. Ikut pula barisan Pramuka Penggalang aktif Harimau Kontu. Para alumni yang kebanyakan sudah tak biasa lagi mengikuti apel atau upacara, larut dalam suasana apel yang berlangsung ceria itu. Bahkan semua petugas apel mulai dari pemimpin apel, pengerek bendera, pembaca Dasa Dharma Pramuka, pembawa acara hingga ketua barisan angkatan, dilakoni para alumni sendiri. Serunya, barisan para senior tampak kocak, kontras dengan barisan Pramuka aktif.

Games antar angkatan alumni Gudep Harimau Kontu. (Foto: ist)

Kemudian dilanjutkan Deklarasi Korps Alumni, games dan lomba antar angkatan yang sangat meriah, lalu pemaparan sejarah Gudep Harimau Kontu dari para pendiri Gudep diantaranya Muslimin Uka dan H. La Sumampe, pemutaran video dokumentasi dan testimoni alumni, penyampaian kesan alumni dari masing-masing angkatan, motivasi dari para alumni sukses, diskusi masa depan Gudep, lalu diakhiri musyawarah alumni untuk menentukan Ketua Korps Alumni dan pengurusnya.

Hasil musyawarah menetapkan Edi Samiel sebagai Ketua Korps Alumni dan La Ode Sunarjo (Kak Adjo) sebagai sekretarisnya secara aklamasi. Selanjutnya, kedua alumni senior ini diamanahkan membentuk kepengurusan dan mencetuskan program alumni yang berpihak pada kemajuan Gudep dan alumni. Terutama membuat database alumni dengan menunjuk koordinator tiap angkatan. Termasuk menyiapkan program upgrading keilmuan dan keterampilan yang mengikuti perkembangan zaman untuk para kader Pramuka di Gudep Harimau Kontu.

Fortune

“Kegiatan ini sudah lama saya nanti-nantikan. Saya tidak selamanya akan berada di sini untuk menghidupkan Gudep Harimau Kontu ini. Sudah saatnya para alumni memikirkan keberlanjutan hidupnya Gudep ini,” ujar Kak Sumampe, pentolan Gudep Harimau Kontu yang telah melahirkan Pramuka berkualitas di Gudep ini.

Regu Elang alumni Harimau Kontu tahun 2004 bersama pembina Gudep Kak La Sumampe. (Foto: ist)

Telah banyak kader dan prestasi membanggakan yang dilahirkan dari tempaan Kak Sumampe di Gudep ini. Pembentukan karakter dan didikan ikhlas yang dilakukannya, telah menciptakan sosok-sosok tangguh dan mumpuni di berbagai bidang. Meski tak sepenuhnya berasal dari ilmu dan keterampilan yang diajarkannya, namun pembentukan awal dilakukan melalui tangan dinginnya.

Muslimin Uka menjelaskan, nama Harimau Kontu diciptakan saat itu, atas usulan dia agar nama Gudep tidak lagi menggunakan nama pahlawan seperti yang dilakukan Gudep lain. Kala itu pelatih Pramuka di SMPN 1 Kosambi (nama awal SMPN 1 Watopute) adalah La Balo, setelah Muslimin Uka pindah tugas.

Nama Harimau Kontu (artinya Harimau Batu atau Batu Harimau) terinspirasi dari salah satu bukit batu terkenal di Kecamatan Watopute yang puncaknya berbentuk Kepala Harimau. Tempat itu berada di deretan perbukitan Baladewa (Barisan Bukit Lakokuli dengan Wasirikamba).

Pembina Gudep Harimau Kontu, Kak La Sumampe (jaket coklat) saat musyawarah alumni. (Foto: ist)

Ketua panitia reuni, Abidin Safa, mengatakan, ide reuni alumni sejak beberapa tahun lalu direncanakan para senior. Namun baru tahun ini terlaksana. Motivasinya, mengumpulkan para alumni Harimau Kontu untuk bersilaturahim sekaligus rembuk bersama memikirkan Gudep ini agar lebih berprestasi dan menghasilkan kader berkualitas sehingga mampu menjadi Pramuka sejati di mana pun berada. Selain itu, para alumni yang sudah sukses di bidangnya masing-masing, dapat mentransfer ilmu dan pengetahuan kepada adik-adiknya. Minimal menjembatani kepentingan masa depan alumni Harimau Kontu lainnya.

“Diharapkan ke depannya ada metode transfer ilmu-ilmu baru antar alumni terutama kepada adik-adik yang saat ini masih aktif atau yang akan ikut kegiatan Pramuka dalam ajang tertentu. Nanti juga agenda reuni ini akan dibuat lebih besar dan rutin, tergantung korps alumni,” kata Alumni Jamnas 2006 ini.

Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.