Pilkada koltim

Analisis Peta Suara Pilgub, di Atas 61 Persen Sultra Kepulauan untuk AMAN

SULTRAKINI.COM: Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi, SH dan Dr. H. Lukman Abunawas, M.Si memenangkan perolehan suara Pilkada 2018 di atas 60 persen pada delapan kabupaten dan kota pada wilayah Sultra kepulauan (Buton dan Muna).

Berdasarkan data rilis KPU RI, hingga Jumat (29 Juni 2018) pukul 09.41 Wita, suara yang dientri dari Model C1 sudah mencapai 92,20 persen, berasal dari 4.526 TPS. Jumlah total TPS di Sultra adalah 4.909 TPS.

Pada posisi ini paslon Ali Mazi – Lukman Abunawas (AMAN) mencatat kemenangan dengan perolehan suara 453.803 (43,79 persen). Disusul paslon Rusda Mahmud dan Ir. H.LM. Sjafei Kahar dengan perolehan 326.564 suara (31,51 persen), sedangkan paslon Dr.Ir.H. Asrun, M.Eng.,Sc dan Ir. Hugua memperoleh 256.050 suara (24,71 persen).

Persentase kemenangan pasangan AMAN terbesar disumbang dari kabupaten Muna Barat sebanyak 72,8 persen, Buton 68,2 persen, Kota Baubau 66,8 persen, Buton Utara 61,0 persen, Buton Selatan 60,2 persen, Buton Tengah 59,9 persen, Muna 52,1 persen, dan Wakatobi 50,7 persen. Rata-rata 61,46 persen.

Ali Mazi sendiri adalah Gubernur Sultra periode 2003 – 2008 yang merupakan putra Buton (Pasar Wajo).

Di daerah tersebut perolehan suara pasangan ini jauh meninggalkan rivalnya, kecuali di Wakatobi. Paslon Asrun – Hugua membayangi pada posisi 43 persen perolehan suara. Hugua adalah mantan Bupati Wakatobi dua periode.

Sementara itu basis kemenangan paslon AMAN di wilayah Sultra daratan hanya terdapat di tiga kabupaten dengan persentase di bawah 50 persen, yakni Konawe Kepulauan (46,4 persen), Kolaka Timur (46,4 persen), Kota Kendari (46 persen) dan Kabupaten Konawe Utara (43,4 persen).

Pilkada

Di Kabupaten Konawe dan Konawe Selatan, paslon AMAN hanya menempati posisi suara urutan kedua (di atas 30 persen). Dua daerah ini adalah basis kemenangan paslon Asrun-Hugua.

Calon wakil gubernur Lukman Abunawas adalah mantan bupati dua periode di Konawe. Sedangkan calon gubernur Asrun merupakan mantan Wali Kota Kendari dua periode yang kemudian jabatan itu dilanjutkan oleh anak kandungnya Adriatma Dwi Putra (ADP).

Namun bertepatan dengan pelaksanaan kampanye pilkada, Asrun dan ADP ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama sejumlah pengusaha dan hingga kini masih dalam tahanan.

Sedangkan suara Pilkada 2018 di Kabupaten Kolaka Utara dikunci oleh paslon Rusda – Sjafei yang memperoleh 84,3 persen. Selain di Kolaka, pasangan ini mendapat dukungan suara terbanyak di Kabupaten Kolaka (61 persen) dan Bombana (45 persen).

Rusda Mahmud adalah mantan Bupati Kolaka Utara dua periode sementara wakilnya Sjafei Kahar mantan Bupati Buton dua periode. Buton kemudian mekar beberapa wilayah kabupaten diantaranya adalah Bombana dan Buton Selatan.

Di Buton Selatan yang menjadi bupati adalah Agus Feisal yang merupakan anak kandung dari Sjafei Kahar. Namun lagi-lagi pada masa kampanye Pilkada 2018 lalu, Agus Feisal ikut ditangkap KPK bersama dengan pengusaha di sana.

Analisis oleh : M Djufri Rachim (Sumber data: rilis KPU RI per Jumat (29 Juni 2018, pukul 09.00 Wita)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.