SULTRAKINI.COM: BUTON UTARA - Pemangkasan anggaran beasiswa oleh Badan Anggaran DPRD Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara, berbuntut pada kekecewaan Anggota Komisi III DPRD, Muliadin Salenda dalam rapat pembahasan APBD Perubahan 2017, Kamis (9/11/2017).

Anggaran Beasiswa Dipangkas, DPRD Butur Kecewa
Ilustrasi. (Foto: Google)

"Saya kecewa dengan teman-teman Banggar (Badan Anggaran DPRD Butur), karena ada persoalan prioritas bantuan beasiswa yang dipotong. Apakah ini Banggar atau SKPD yang potong anggarannya," ucap Muliadin.

Menurutnya, hasil kunjungan lapangan beberapa waktu lalu, banyak masyarakat menginginkan beasiswa diberikan kepada siswa tidak mampu. Namun, program bantuan yang masuk skala prioritas tersebut, anggarannya dipangkas oleh Banggar.

Dia mengusulkan, SKPD yang tidak bermasalah RKA-nya, segera diketuk untuk tidak mengulur waktu.

"Terus terang, saya kecewa dengan Sekda, Kepala Bappeda, dan Keuangan. Kenapa data ini ada perbedaan. Selaku ketua partai dan punya fraksi di sini, saya kecewa," tambah Muliadin. 

Wakil Pimpinan DPRD Butur, Abdul Salam Sahadia menambahkan berbicara pendidikan terlebih persoalan beasiswa, dirinya sangat apresiasi dengan rekan-rekannya di Banggar. Namun saat pembahasan, SKPD tidak bisa menunjukan payung hukumnya kepada Banggar. Kata dia, apabila mengikuti mekanisme Permendagri persoalan tersebut akan berbeda.

"Semua teman-teman apresiasi, cuma waktu ditanyakan payung hukumnya, tidak bisa dijelaskan, sehingga terjadi pemotongan. Kalau begini, tinggal bijaksananya kita masing-masing. Saya berkeinginan, pembahasan ini secepatnya kita selesaikan. Ini merupakan niat yang tulus bagi kita selaku pimpinan dewan," terang Abdul Salam Sahadia.


Laporan: Harto Nuari

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations