Anggaran KONI Rp10 Miliar, "Habis" untuk PON

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Terbatasnya anggran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara, mengharuskan lembaga pembinaan olahraga tersebut melakukan efisiensi dalam pengelolaan anggaran. Termasuk diantaranya dalam persiapan PON 19 di Jawa Barat.

Dijelaskan Wakil Ketua III KONI Sultra, Erickshon Ludji kepada SULTRAKINI.COM, anggaran KONI tahun 2016 sebesar Rp10 miliar akan digunakan untuk dua kegiatan yakni anggaran rutin serta PON.

“Dari Rp10 miliar alokasi anggaran KONI, yang dialokasikan untuk anggaran rutin sebanyak Rp1,7 miliar, sedangkan untuk PON sebanyak Rp8,3 miliar,” jelasnya.

Untuk anggaran PON tersebut, didalamnya sudah termasuk untuk pemusatan latihan serta agenda persiapan PON lainnya.

“Salah satu yang terbesar dalam alokasi anggran PON yakni untuk peralatan sebesar Rp2 miliar,” ujarnya.

yamaha

Namun dia belum bisa merincikan jenis peralatan dimaksud, karena cabang olahraga yang akan berangkat ke PON masih akan dilakukan verifikasi.

Atas keterbatasan anggaran ini, dipastikan KONI Sultra tidak akan memberangkatkan seluruh atet untuk bertanding pada semua cabang olahraga. Hanya yang lolos dalam proses verifikasi.

Untuk kebutuhan dana dalam menghadapi PON ke 19 di Jawa Barat pada September mendatang, KONI membutuhkan anggaran sebesar Rp25 miliar. Maka demi memenuhi kekurangan anggaran tersebut KONI Sultra akan meminta bantuan dari pihak ketiga.

“Kita sudah mengutus wakil sekretaris untuk menemui beberapa pihak yang kemungkinan bisa membantu, tapi tidak ada nominal yang ditargetkan,” tambahnya.

Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.