Pilkada koltim

Anggaran Pilakda 2020 Tujuh Kabupaten di Sultra Disepakati, Konsel Terbanyak

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sebanyak tujuh daerah penyelenggara pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 di Sulawesi Tenggara (Sultra) telah melakukan penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Dari tujuh daerah penyelenggara Pilkada 2020 di Sultra, Kabupaten Konawe Selatan memiliki anggaran terbanyak, yaitu sebesar R 45,8 miliar dari usulannya Rp 65,2 miliar. Konsel telah menyepakati NPHD-nya pada 30 September 2019.

Selain itu, Kabupaten Konawe Kepulauan, Konawe Utara, dan Buton Utara juga melakukan penandatangan NPHD pada 30 September 2019.

Konkep mengajukan anggaran awal sebesar Rp 30,6 miliar yang disetujui sebesar Rp 23,6 miliar. Konut mengajukan anggaran awal sebesar Rp 37,3 miliar, disepakati Rp. 36.8 miliar. Kemudian, pengajuan anggaran awal Butur sebesar Rp 30,5 miliar yang disetujui Rp. 25.3 miliar.

Tiga daerah lainnya yaitu Wakatobi, Kolaka Timur, dan Muna menandatangani NPHD-nya pada 1 Oktober 2019. Wakatobi mengusulkan anggaran sebesar Rp 32,3 miliar tetapi yang disetujui Rp 28 miliar. Kolaka Timur mengusulkan anggaran sebesar Rp 42,8 miliar, disetujui Rp 31.1 miliar. Sementara itu, Muna mengusulkan anggaran 46.9 Rp miliar dan yang disepakati sebesar Rp 37,2 miliar.

Pilkada

Pilkada 2020 yang tahapan program dan jadwalnya dimulai pada 2019 dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2019, pencairannya dilakukan sekaligus. Sedangkan, tahapan pemilu yang masuk 2020 akan dibebankan pada APBD TA 2020, pencairan anggarannya secara bertahap.

Anggaran pilkada 2020 tersebut belum termasuk anggaran Bawaslu kabupaten/kota. Dengan ditandandatangani NPHD juga berarti tahapan pilkada 2020 telah dimulai.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra, Laode Abdul Natsir Muthalib, mengharapkan stakeholder penyelenggara pilkada 2020 bisa bekerja profesional.

“Saya ucapkan Selamat bekerja untuk tjuh KPU kabupaten menyelenggarakan Pilkada serentak 2020 dengan tetap mengedepankan kerja-kerja profesional, mandiri dan berintegritas, serta mohon doa dan dukungan stakeholders lancar dan tertibnya penyelenggaraan pilkada Serentak 2020,” ucap Laode Abdul Natsir Muthalib dalam rilisnya, Selasa (1/10/2019).

Laporan: Nely
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.