Anggota DPRD Sultra Yudhianto Mahardika Sumbangkan Bilik Disinfektan ke Pelabuhan dan RS

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Salah satu anggota DPRD Sulawesi Tenggara dari Partai Gerindra, Yudhianto Mahardika memberikan sumbangan bilik disinfektan atau ke pelabuhan-pelabuhan rakyat dan rumah sakit di Kota Kendari. Sumbangan tersebut sebagai wujud pencegahan dan pemutus penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Ini disinfektan chambers (bilik disinfektan) untuk penyemprotan ke tubuh, di baju bagi penumpang kapal, baik yang hendak maupun datang melakukan perjalanan, termasuk pengunjung di rumah sakit. Sejauh ini baru tiga yang jadi dan kita bagikan di Pelabuhan Batu, RSUD Bahteramas, dan Pelabuhan Feri penyeberangan Wawonii,” kata Yudhianto, Senin (6/4/2020).

Bantuan pribadi dan komunitas anak muda Kota Kendari ini, juga lengkap dengan bantuan cairan disinfektannya sehingga pengelola pelabuhan dan rumah sakit tidak perlu kebingungan mencari bahan baku disinfektan.

Ia berharap, bantuan tersebut efektif mengurangi risiko penularan dan penyebaran Covid-19.

“Harapannya semoga ini efektif untuk mencegah dan mengurangi risiko tertularnya Covid-19. Satu unit ini harga kira-kira sekitar 2 juta biayanya. Kami bikin sendiri dibantu teman-teman BlackBox Store. Inisiatif pribadi bersama teman-teman anak muda Kendari,” tambahnya.

Kepala Bidang Transportasi Dinas Perhubungan Kota Kendari, Ilham Abidin, menerangkan dengan adanya bantuan tersebut, semua penumpang yang pergi dan tiba di Pelabuhan Batu maupun Pelabuhan Feri Wawonii akan disemprotkan cairan disinfektan terlebih dulu sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan.

“Selama ini kan kami pakai manual hanya bisa untuk barang, dengan adanya bantuan ini bisa untuk orang. Nanti setiap penumpang wajib disemprot di sini,” ucap Ilham.

Sementara itu, jauh hari sebelumnya Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memperingatkan untuk tidak menyemprotkan disinfektan langsung ke tubuh seseorang melalui cuitan di akun Twitter-nya.

WHO menilai, disinfektan hanya digunakan pada permukaan benda-benda. Sebab, bahan-bahan kimia dalam disinfektan tersebut dapat membahayakan jika terkena pakaian atau selaput lendir, misalnya mata dan mulut.

(Baca: WHO Peringatkan Bahaya Disinfektan Disemprotkan ke Orang)

(Baca juga: Gubernur Sultra Serukan 5 Pencegahan Covid-19)

(Baca juga: 6/4/2020 Covid-19 di Sultra: Dua Wilayah Zona Merah, Positif 5 Orang)

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.