Iklan Clarion
Festival Pesona Budaya Tua Buton

Anggota TNI dan Polri Duet Bangun Rumah Baca di Pesisir Buton

SULTRAKINI.COM: BUTON – Banyaknya masyarakat yang buta aksara atau buta huruf di daerah pesisir Buton, menggugah hati anggota Bhabinkamtibmas, Brigadir Al Muhalid dan Babinsa, Koptu Sutardi untuk membangun Rumah Baca di pesisir Buton.

Rumah baca sederhana tersebut rencananya akan digunakan masyarakat di tiga Desa yaitu Desa Bajo Bahari, Koholimombono, dan Holimombo, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton.

Kapolres Buton, AKBP Andi Herman, pada media SULTRAKINI.COM, Rabu (12/10/2016) mengatakan, motivasi dibentuknya Rumah Baca tersebut berawal dari kegiatan rutin Bhabinkamtibmas yaitu sambang atau DDS pada Masyarakat Bajo Bahari.

Kegiatan ini merupakan pendataan untuk kelengkapan pada data buku kerja Habinkamtibmas. Saat pendataan itulah diketahui cukup banyak masyarakat yang tidak bisa menulis dan membaca.

“Awalnya Brigadir Almuhalid sebagai Bhabinkamtibmas beranggapan mungkin hanya ada satu warga saja yang tidak dapat menulis dan membaca. Namun setelah melakukan pendataan selanjutnya pada beberapa rumah warga masyarakat, ternyata sebagian besar masyarakat tersebut belum lancar membaca dan menulis,” ungkap Andi Herman via aplikasi WA.

Dengan data tersebut, kata Andi Herman, Brigadir Almuhalid mengumpulkan informasi tambahan kepada Kepala Desa dan Anggota Babinsa di desa tersebut. Informasi yang dikumpulkannya ternyata menguatkan penyataan bahwa besar masyarakat Bajo Bahari Buta Aksara.

“Kemudian Bhabinkamtibmas mengambil inisiatif untuk mengajar secara langsung anak-anak  Desa Bajo Bahari, dimana didesa itu terdapat Sekolah Dasar yang baru dibangun, dan dari situ juga Bhabinkamtibmas melihat dan mendapat info dari guru-guru SD kalau anak-anak di desa tersebut malas untuk masuk sekolah dan tidak ada niat untuk belajar dan membaca,” tuturnya.

Selanjutnya Brigadir Almuhalid berkoordinasi dengan Anggota Babinsa, Koptu Sutardi untuk meningkatkan minat belajar membaca dan menulis Bajo Bahari dengan membagun perpustakaan keliling yang direspon baik oleh masyarakat setempat.

Atas rencana tersebut Kepala Desa memberikan satu lokasi atau tempat didesa sebagai lokasi belajar anak. Seiring berjalannya waktu, dari metode perpustakaan keliling, sekarang sudah ada lokasi sebagai Rumah Baca Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

“Kita berharap dengan adanya Rumah Baca itu bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat khususnya dalam memberantas Buta Aksara,” pungkasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.