Iklan Clarion
Festival Pesona Budaya Tua Buton

Apa itu Pedofilia?

SULTRAKINI.COM: Pedofilia adalah gangguan seksual berupa ketertarikan seksual terhadap objek yang tidak pada umumnya. Hasrat seksual kuat seorang pedofil, sebutan untuk pengidap pedofilia cenderung kepada anak-anak pra-puber atau umur di bawah 13 tahun.

Merujuk pada Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder, pedofilia digolongkan dalam parafilia.

Dalam dunia psikiatri, seorang pedofil memiliki kriteria, misalnya dorongan seksual pada anak-anak yang berlangsung selama 6 bulan berturut-turut, pedofilia juga menimbulkan distress dari si pedofil maupun orang di sekitarnya.

Dikutip dari Tirto.id, seorang ahli Neurobiologis, Prof. Dr. Nur Arif, mengaku tidak semua pedofil melakukan aktivitas seksual dengan anak-anak. Sejumlah dari pengidap pedofilia berhubungan seks dengan orang dewasa. Sebab, berkaitan kuat dengan penolakan masyarakat terhadap aktivitas seksual tersebut, sehingga seorang pedofil berupaya nampak normal, meski ada konflik internal pada dirinya.

Penyebab pasti pedofilia belum didapatkan para ahli kejiwaan. Banyak asumsi yang mengaitkan gangguan ini berkaitan dengan gangguan neurotransmiter, pola asuh orang tua, pengaruh lingkungan atau stres.

Asumsi lain juga menyatakan penyebab utama pedofilia dari faktor psikologi sosial, bukan biologis. Kecenderungan penyebabnya misalnya pernah dilecehkan pada usia dini.

Pedofilia biasanya terdeteksi oleh diri sendiri setelah masa puber, saat orientasi seksual seseorang berfokus pada anak-anak bukan pada orang dewasa. Kebanyakan gangguan ini dialami pria, tetapi tidak menutup kemungkinan diidap wanita.

Untuk mendiagnosis cukup sulit. Butuh banyak informasi dikumpulkan dari pihak keluarga maupun lainnya. Alternatif bisa ditempuh untuk mengatasi pedofilia, yakni berkonsultasi dengan psikolog serta pengobatan pendukung lainnya.

Istilah pedofil kembali mencuat setelah kasus AP, terduga pelaku penculikan dan pencabulan sejumlah anak bawah umur di Kota Kendari akhir April 2019.

AP yang juga mantan anggota TNI AD dari satuan Yonif 725/Woroagi itu dihubung-hubungkan mengidap pedofilia.

Dia ditangkap Rabu (1/5/2019), usai buron atas penculikan dan pencabulan sejumlah anak bawah umur.

(Baca: Pedofil di Kendari Diadili di Kodam Hasanuddin Makassar)

Dari berbagai sumber
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.