Apakah Tidurnya Orang Salat Tahajud Berkualitas?

SULTRAKINI.COM: Tidur terlihat sepele, sebab bagian dari rutinitas sehari-hari manusia. Kualitas tidur ternyata salah satu mencerminkan pola sehat seseorang. Dokter spesialis Kardiovaskular dan Neurologi di Cellcure Center Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Indonesia, Prof. Dr. Taruna Ikrar, menerangkan tidur yang baik dan sehat adalah memenuhi aspek kuantitas dan kualitas.

Sisi kuantitas tidur sehat melihat durasi tidur sesuai dengan usia seseorang. Usia lansia durasi cukup tidurnya 5 jam, anak-anak paling tidak harus 7 jam, = bayi durasi tidurnya lebih dari 10 jam. Kemudian sisi kualitas, tidur bisa diukur melalui dua fase utama, yakni non-rapid-eye movement (Non-REM) dan rapid eye movement (REM).

Fase non-REM melalui tahap misalnya fase mata balik kelopak mata yang bergerak-gerak, tanda mulai ingin tidur. Tahap selanjutnya saat otot menjadi rileks, gerakan mata terhenti dan aktivitas otak melambat.

Fase itu tubuh akan mengalami fase deep sleep (tidur nyenyak). Fase berkualitas tidurnya. Pada fase ini aktivitas otak semakin lambat, begitu juga aliran darah yang lebih mengalih ke otot dan mendaur ulang energi fisik tubuh. Pada fase REM, tubuh dalam kondisi rileks dan dalam fase ini muncul mimpi menjadikan aktivitas otak segar.

Bagaimana dengan tidur seseorang yang tengah malam bangun beribadah saat salat Tahajud?

Fortune

Dr. Ikrar menjelaskan, orang yang salat Tahajud berarti seseorang yang dimaksud tidak beristirahat saat jam umum orang tidur. Dalam pandangannya, kualitas tidur orang yang bangun untuk salat Tahajud tidak menjadi masalah, sepanjang durasi tidurnya cukup.\

“Yang paling penting saat tidur kemudian terbangun untuk salat Tahajud, orang sudah sampai deep sleep,” ujarnya kepada VIVA, Rabu(14/11/2018).

Sebaiknya sebelum Tahajud, seseorang tidur lebih awal. Misalnya, pukul 21.00 sudah pergi tidur dan bangun pukul 02.00 atau 03.00 dini hari.

Sumber:Viva.Com

Laporan:Wa Ode Rahmah Maulidya Wuna

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.