Arus Penumpang di Sultra April 2021 Naik Signifikan

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Perkembangan arus lalu lintas penumpang angkutan domestik pada era new normal mengalami perbaikan dan pertumbuhan cukup signifikan di Provinsi Sulawesi Tenggara. Peningkatan terjadi baik di jalur angkutan udara maupun laut.

Data Badan Pusat Statistik Provinsi Sultra pada April 2021, jumlah penumpang angkutan udara domestik mencapai 86.265 orang, naik 266,31 persen dibandingkan April 2020 sebanyak 23.550 orang. Serta naik 5,52 persen dibanding Maret 2021 yang tercatat 81.755 orang.

Sementara jumlah penumpang angkutan laut pada April 2021 tercatat 290.513 orang, naik 187,64 persen dibandingkan April 2020 sebanyak 100.998 orang. Namun mengalami penurunan 6,93 persen dibanding Maret 2021 yang tercatat 312.129 orang.

“Peningkatan penumpang angkutan udara maupun laut disebabkan saat April 2020 awal-awal memasuki wabah corona jadi aktivitas masyarakat sangat terbatas,” jelas Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Sultra, Surianti Toar, Rabu (2/6/2021).

Secara kumulatif, jumlah penumpang angkutan udara domestik pada 2021 (Januari-April 2021) tercatat 292.712 orang atau turun 27,98 persen dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya (Januari-April 2020) yang tercatat 406.433 orang.

Khusus jumlah penumpang angkutan laut domestik pada 2021 (Januari-April 2021) tercatat 1.212.355 orang atau naik 25,35 persen dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya (Januari-April 2020) yang tercatat 967.176 orang.

Surianti Toar menerangkan, peningkatan signifikan arus penumpang laut pada April 2021 dipengaruhi ramadan dan di awal April juga merupakan arus mudik untuk masyarakat.

“Mereka yang melakukan perjalanan di masa pandemi yang tidak terikat dengan aturan dan menggunakan transportasi angkutan kapal laut pada arus mudik lebaran sangat mempengaruhi kenaikkan angka penumpang kapal laut, yaitu 290.513 orang, tercatat yang naik kapal dari Sultra 144.605 orang, itu data dari beberapa pelabuhan, sementara yang turun tercatat 145.908 orang,” terangnya.

Di satu sisi, jumlah penumpang angkutan udara masih berada di bawah jumlah pada April 2019, namun dilihat kondisi April 2020 untuk April 2021 ini mulai menunjukkan peningkatan. Angkutan laut juga berada di atas kondisi 2020, namun dibandingkan kondisi 2019 sebelum ada corona itu masih jauh di bawah kondisi 2019 kinerja angkutan laut dibanding 2021. (B)

Laproan: Wa Rifin
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.