Iklan Clarion

Asosiasi UMKN Sultra Bina UKM Buteng

SULTRAKINI.CON: BUTENG – Asosiasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengadakan pembinaan masyarakat Kabupaten Buton Tengah (Buteng) untuk mengolah jambu mente dan ikan menjadi komoditi ekspor. Kegiatan ini diselenggarakan di gedung serba guna kecamatan Gu, Jumat (09/12/2016) Siang.

Ketua Asosiasi UMKM provinsi Sultra, La Onu La Ola saat dikonfirmasi pasca kegiatan mengungkapkan, terselenggaranya kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama antara Bappeda Kabupaten Buteng dan Asosiasi UMKM Sultra.

“Kegiatan ini hasil kerjasama Bappeda dengan UKM provinsi, kebetulan saya Ketua UKM Sultra. Dalam program ini kami diundang oleh Bappeda kemudian mengadakan kerjasama dengan kami,” jelasnya.

Dijelaskan, bahwa misi yang diemban UMKM Sultra dalam mengadakan kegiatan ini adalah terwujudnya upaya pemberdayaan seluruh usaha kecil menengah (UKM) dalam rangka melaksanakan usaha sesui dengan profesi dan keahlian, kemudian mengenai jumlah peserta dalam kegiatan tersebut diperkirakan sekitar kurang lebih 80-an peserta, atau 2 orang setiap desa.

“Misinya kami di UKM ini kan agar seluruh UKM diseluruh provinsi Sultra ini diberdayakan, aktif melaksanakan usahanya sesuai dengan keahliannya, makanya kami kerjasama dengan Bappeda Buteng untuk menyurati para kepala desa, kemudian tiap mengutus dua orang warganya untuk mengikuti pelatihan ini, sehingga para pesertanya ini sekitar kurang lebih 80-an,” jelas La Onu.

Ia juga memaparkan bahwa setelah terdaftar sebagai anggota UKM, warga tersebut diharapkan mampu melakukan produksi sesuai bidang keahlian dan mampu memasarkan produk yang dihasilkan. 

“Kalau dia sudah terdaftar sebagai UKM, maka dia harus melakukan produksi sesuai bidang keahliannya itu dan mampu memasarkan, yang akan memasarkan itu adalah kami di pusat UKM provinsi Sultra, karena kami sudah conect dengan pasar nasional dan internasional.” tambahnya.

Prof. La Onu mengatakan pula bahwa dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, para peserta diajarkan cara membuat jambu mente silver campur coklat dan abon ikan, kemudian diadakan evaluasi untuk mengukur tingkat kemahiran peserta dalam pelatihan tersebut. 

“Sekarang ini kita ajar dulu cara pembuatannya olahan jambu mete campur coklat dan pembuatan abon ikan, nanti kita akan evaluasi, kita kasih bahan kemudian mereka yang kerjakan sendiri baru kita nilai dengan cara kita cicipi rasanya, oh ini sudah memenuhi standar dan ini belum,” tutupnya.

Reporter: Ali Mariati

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.