Aspal Buton akan Dimanfaatkan Dalam Proyek Besar dan Program Padat Karya di Perdesaan

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pemanfaatan aspal Buton yang diproduksi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak hanya bagi proyek-proyek pembangunan jalan berskala besar, pemanfaatannya juga ditekankan pada pembangunan jalan dengan program padat karya di kawasan perdesaan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, menerangkan akan segera membentuk tim untuk meninjau aspal Buton. Gagasan pemanfaatan aspal Buton dalam program-program padat karya ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk menggalakkan penggunaan produk dalam negeri.

Pihak dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) merespon baik gagasan Menteri Luhut, dengan menyatakan aspal Buton siap digunakan untuk pengaspalan di jalan-jalan desa.

Terkait dengan program pemanfaatan aspal Buton untuk pembangunan jalan sepanjang 1.000 kilometer oleh Kementerian PUPR di 2021, di mana Gubernur Sultra Ali Mazi mengusulkan agar Provinsi Sultra dijadikan sebagai pilot project, pihak Kemenko Marves menyatakan masih akan mendiskusikannya di tingkat kementerian terkait.

“Pengelolaan aspal Buton akan dialokasikan dimana saja, akan didiskusikan lebih lanjut. Yang jelas penggunaan aspal Buton akan direalisasikan pada bulan April atau Mei mendatang,” ucap Menteri Luhut, Selasa (19/1/2021).

(Baca: Target Aspal Buton Merajai Pasar Indonesia, Ali Mazi: Harapnya Pemanfaatannya di Sultra Dulu)

Sementara itu, Bupati Buton La Bakry mengungkapkan, prinsipnya aspal Buton siap untuk memenuhi kebutuhan pengaspalan jalan 1.000 kilometer di seluruh Indonesia. Hanya saat ini, Pelabuhan Nambo di Kecamatan Lasalimu sedang dalam proses reklamasi yang membutuhkan waktu satu atau dua bulan ke depan untuk diselesaikan. Pelabuhan ini merupakan pintu utama dalam mengantarpulaukan produk aspal Buton.

Sebelumnya Gubernur Ali Mazi menggelar rapat terbatas dengan sejumlah pejabat di lingkup pemerintah provinsi di Rumah Jabatan Gubernur pada Senin (18 Januari 2021) sebagai persiapan untuk menghadiri rapat yang dipimpin Menteri Luhut ini.

Selain usulan agar Sultra menjadi pilot project program pengaspalan 1.000 kilometer menggunakan aspal Buton, Gubernur mengusulkan pengembangan Pelabuhan Nambo dan pengaspalan jalan dari lokasi bahan baku aspal di Kabungka ke Pelabuhan Nambo sepanjang 29 kilometer.

Rapat melalui video konferens dipimpin Menteri Luhut tersebut, turut dihadiri Gubernur Sultra Ali Mazi dan Bupati Buton La Bakry beserta sejumlah jajaran pejabat di lingkup Pemprov Sultra, sejumlah direktur jenderal dari berbagai kementerian terkait juga mengikuti rapat tersebut.

Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.