SULTRAKINI.COM: KENDARI - Bakal pasangan calon gubernur-wakil gubernur, Asrun-Hugua mengklaim sebagai pasangan yang saling melengkapi untuk membangun Sulawesi Tenggara (Sultra).

Asrun-Hugua Klaim Pasangan yang Saling Melengkapi
Suasana deklarasi Asrun-Hugua di lapangan Benu-benua, Kecamatan Kendari Barat, Senin (8/1/2018). (Foto: Didul Interisti/SULTRAKINI.COM)

Dikatakan Asrun saat berorasi di deklarasi pencalonan mereka di lapangan Benu-benua, Kecamatan Kendari Barat, Senin (8/1/2018), mereka saling melengkapi karena memiliki keahlian berbeda yang dibutuhkan Sultra.

"Sultra masih butuh jalan dan jembatan, maka saya ahlinya," kata Asrun dalam orasinya.

Sementara itu, kata Asrun, Hugua memiliki keahlian dalam pengembangan potensi kelautan, pertanian, dan pariwisata di Sultra. 

"Semua potensi itu ada di Sulawesi Tenggara dan Pak Hugua ahlinya untuk pengembangan potensi itu," kata Mantan Wali Kota Kendari dua periode ini.

Sementara itu, Hugua dalam orasinya mengatakan berbagai potensi ekowisata di Sultra dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kita datangkan turis ke Sulawesi Tenggara dengan cara mengelola pariwisata kita. Dengan begitu dolar mereka bisa memperbaiki perekonomian masyarakat kita," kata Hugua.

Asrun-Hugua sendiri tampil di pemilihan gubernur didukung 26 kursi dari lima partai, yakni PAN 9 kursi, PDIP 5 kursi, PKS 5 kursi, Gerindra 4 kursi, dan Hanura 3 kursi. Meski di spanduk deklarasi terdapat logo PPP dan PKB tetapi keduanya dicoret KPU karena tak memenuhi persyaratan.

(Baca: PPP dan PKB Dicoret dari Asrun-Hugua)


Laporan: Didul Interisti

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations