Balitbang Sultra Jaring Permasalahan Kelitbangan untuk Pembangunan Daerah Tahun Mendatang

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Sultra menggelar rapat koordinasi daerah kelibangan, Kamis (20/6/2019). Rapat ini dalam rangka menjaring permasalahan kelitbangan maupun program-program penelitian unggulan berkaitan dengan penyelenggaraan fungsi kelitbangan di tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten/kota.

Rakorda bertemakan optimalisasi hasil kelitbangan untuk mendukung daya saing Sultra dihadiri Balitbang/Bappeda masing-masing kabupaten/kota. Tiga pemateri utama, juga hadir di rapat ini, yaitu Dewan Riset Daerah Sultra, Kementerian Dalam Negeri, dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sultra.

Kepala Balitbang Sultra, Sukanto Toding, mengatakan Rakorda bersama semua Balitbang kabupaten/kota merupakan agenda tahuan dalam rangka menjaring permasalahan kelitbangan maupun hasil-hasil program penelitian unggulan untuk mendorong program pemerintah provinsi.

“Kita lebih fokus pada hasil-hasil kelitbangan, agar benar-benar dimanfaatkan dalam rangka mendorong pencapaian visi misi Gubernur Sultra, yang terdiri dari misi aman pangan, pendidikan, kesehatan, misi daya saing wilayah yang berbasis ekologi, misi konfesi dan regulasi, dan misi koneksitas antar wilayah,” jelas Sukanto, Kamis (20/6/2019).

Empat misi tersebut lanjutnya, akan dibahas dalam Rakorda kemudian disimpulkan dengan tema-tema relevan sehingga menghasilkan usulan kajian, penelitian, dan pengembangan di 2020.

“Desain daerah yang dibahas saat ini, di antaranya kelembagaan, pelayanan publik, tata kelola, teknologi. Ke depannya keluar aturan desain daerah setingkat peraturan pemerintah,” jelasnya.

yamaha

Sukanto menambahkan, melalui peraturan tersebut akan dilakukan penilaian desain daerah, tujuannya mengetahui dan evaluasi seberapa jauh optimalisasi desain daerah yang dilakukan, seperti penilaian, teknologi, infrastruktur, dan sebagainya.

Rakorda kelitbangan menghadirkan Dewan Riset Daerah (DRD) Sultra yang diharapakan membuat arah isu kebijakan daerah yang searah dengan RPJMD, Kementerian Dalam Negeri diharapkan mendukung indeks desain daerah, dan BPTP Sultra diharapkan mendukung desain daerah melalui hasil-hasil penelitian sebagai bagian penting dalam kelembagaan penelitian di daerah.

“Dengan Rakorda ini diharapkan dapat menghasilkan tema penelitian bisa betul-betul menunjang pencapaian visi dan misi Gubernur Sultra serta mampu mendorong daya saing daerah,” tuturnya.

Di tempat yang sama Asisten II Pemprov Sultra, Nur Endang Abas, menambahkan Rakorda kelitbangan sangat penting dilakukan dalam rangka membuat perencanaan pembangunan daerah serta menyusun indeks daya saing daerah.

“Data-datanya sangat dibutuhkan untuk perencanaan pembangunan daerah untuk mendorong percepatan visi dan misi gubernur Sultra,” tambahnya.

Laporan: La Niati
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.