Festival Pesona Budaya Tua Buton

Balon Gubernur Rusda Dituding Caplok Partai Berkarya, Ini Kata DPP

SULTRAKINI.COM: Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Rusda Mahmud dan Laode M Sjafei Kahar yang akan maju pada pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara 2018 dinilai mencaplok Partai Berkarya dengan cara memasang logo partai tersebut pada alat peraga kampanye mereka.

“Ini tidak etis. Belum menjadi gubernur saja sudah bertindak sewenang-wenang mengklaim partai kami tanpa permisi,” kata Abdul Hasan Mbou, Ketua DPW Partai Berkarya Sulawesi Tenggara kepada SultraKini.com, Selasa (16 Januari 2018) malam.

Hasan Mbou merasa terkejut melihat logo partainya terpampang dalam alat peraga pasangan balon gubernur tersebut tersebar di media sosial. Di bawah logo partai pengusung resmi, yakni PPP, Partai Demokrat, dan PKB, terderet pula logo-logo partai baru seperti Perindo, Partai Berkarya, Partai Garuda, Partai Islam Damai Aman, dan Parsindo.

Logo-logo partai itu terpampang jelas di dalam poster yang memuat foto Rusda Mahmud dan Laode M. Sjafei Kahar.

“Saya kaget bak sambaran petir di siang hari saat melihat logo partai (Berkarya) sudah terpampang di foto salah satu pasangan calon,” ujar Hasan Mbou yang juga Ketua DPW Pemuda Pancasila Sultra.

Dijelaskan, baik Rusda maupun Sjafei belum pernah bertemu dirinya terkait hal itu.

Bahkan, ada pasangan bakal calon gubernur Sultra yang lain sudah datang bersilaturahmi di kediamannya, namun tidak berani mencaplok partainya begitu saja. 

Untuk itu dia meminta agar segera mencopot lambang Partai Berkarya dari poster pasangan calon itu.

Mungkinkah mereka sudah mendapatkan izin dari DPP partai? Menjawab pertanyaan SultraKini.com demikian, Hasan Mbou menegaskan bahwa DPP pun tidak berani melakukan hal itu karena sudah ada kesepakatan di tingkat pusat bahwa urusan daerah diserahkan sepenuhnya kepada DPW.

Lagi pula, kata Hasan Mbou, Partai Berkarya adalah partai baru yang belum mempunyai kursi di parlemen. 

Tim pemenangan Rusda-Sjafei yang dikonfirmasi SultraKini.com tidak bisa memberi komentar soal ini, mereka menyerahkan langsung kepada partai bersangkutan.

“Sabar. Pak Rusda sementara menghubungi partai bersangkutan,” kata salah seorang yang dekat Rusda Mahmud melalui saluran telepon.

Ketua Harian DPP Partai Berkarya yang juga Korwil Sulawesi, Arsyad, yang dihubungi SultraKini.com, Selasa (16/12/2018) malam menjelaskan bahwa dukungan itu memang datang dari DPP Partai Berkarya.

“Hanya saja memang kita hargai Pak Hasan Mbou selaku Ketua DPW, makanya dalam waktu dekat akan dicari waktu untuk mempertemukan Pak Rusda dengan beliau,” katanya.

Arsyad pun mengungkapkan alasannya mendukung pasangan tersebut, di antaranya karena mantan bupati  yang mempunyai misi membangun Sulawesi Tenggara.


Laporan: frirac

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.