BTN Syariah Kini Hadir di Kendari, Peluang Credit dan Menabung Terbuka

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Guna memacu bisnis, PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah, kini telah membuka cabang di Kota Kendari di Jalan MT. Hayono, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, yang di launching secara resmi, Rabu (20/11/2019).

Pembukaan kantor cabang bisnis syariah (KCS) yang ke – 25 ini, dianggap penting demi memenuhi kebutuhan masyarakat dan langkah strategis untuk menggarap potensi pertumbuhan bisnis properti di Sultra dan Kota Kendari khususnya.

Acara launching bank BTN Syariah Cabang Kendari ini disaksikan langsung Wakil Gubernur Sultra, Kepala BI Sultra, OJK, Wali Kota Kendari yang diwakili Asisten II, dan tamu undangan lainnya yang menjadi mitra bank BTN.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Lukman Abunawas, mengatakan bahwa sangat mengapresiasi pembukaan kantor cabang bank BTN di Kendari. Dengan harapan kehadiran bank ini bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat Sultra khusus Kota Kendari.

“Pemda Sultra sangat berterima kasih untuk bank BTN karena fokus perumahan. Pegawai Pemda Provinsi rata-rata sebagian memilih perumahan BTN bahkan hampir 60 persen dan selalu tertib administrasi. Bahkan diwajibkan bagi ASN bagi yang belum memiliki rumah sendiri, untuk memiliki perumahan BTN, “ungkap Lukman.

Kata Lukman, kehadiran BTN ini akan menambah kegiatan – kegiatan bidang ekonomi, apalagi dengan fokus pembangunan perumahan khusus masyarakat kurang mampu maupun pegawai negeri. Selama ini juga bank BNT sudah banyak bekerjasama dengan Pemda Sultra.

“Masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran bank BTN ini dengan baik, apalagi ini syariah bisa menjawab kebutuhan kita sebagai masyarakat,” tuturnya.

Direktur Bank Tabungan Negara, Dasuki Amsir, mengatakan bahwa rencana pembukaan cabang di Kendari sudah sejak awal tahun 2017 direncanakan. Namun karena terkendala satu dan lain hal, akhirnya tepat hari ini statunya sebagai kantor cabang penuh resmi dibuka di kendari.

yamaha

“Hari ini menjadi catatan sejarah ,kalau bank BTN ini didirikan hari ini. ibarat manusia ini adalah bayi yang baru lahir. Bayi ini harus sehat dan harus berkembang dengan sehat. Supaya bayi tetap sehat harus dibina, diamati, gizinya terjaga, kreatifitasnya dan kerja-kerjanya,” ungkapnya dalam menyampaikan sambutannya dihadapan wakil gubernur dan tamu undangan.

Dia juga menilai, penting kehadiran BTN ini karena melihat potensi peluang pertumbuhan bisnis properti di Kendari masih besar. Apalagi, menurutnya, sebagai Ibukota Provinsi, pertumbuhan ekonomi di Kendari masih mendominasi dibanding daerah lain disekitarnya.

“Sebagai upaya kami menghadirkan KCS Kendari ini juga sebagai langkah menggairahkan sektor properti di Kota Kendari,” jelas Dasuki.

Kata Dasuki, melihat permintaan masyarakat akan layanan perbankan syariah di Kendari ataupun Sulawesi Tenggara menjadi potensi bisnis bagi unit usaha syariah bank BTN.

Adapun data badan pusat statistik (BPS) menunjukkan bahwa selama tahun 2018, pertumbuhan sektor real estate di Kendari masih berada di level 1,8 persen. Sementara, BPS mencatat pertumbuhan pendapatan domestik bruto (PDRB) Kota Kendari sebesar 6,26 persen.

“Kami melihat masih ada ruang besar bagi sektor properti untuk berkembang. Sebagai bank milik pemerintah yang berfokus disegmen perumahan kami berharap hadirnya KCS ini akan menjadi angin segar yang dapat menggerakkan naiknya angka bisnis properti,” ucapnya.

Penting di ketahui, per September 2019, bank BTN mencatatkan pertumbuhan positif. Tercatat penyaluran pembiayaan sebesar 19,56 persen atau naik dari Rp 24,64 triliun menjadi Rp 29,46 triliun.

Laporan : Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.