Bejat! Usai Menggilir Mawar, Lima Pemuda Butur Kabur

SULTRAKINI: BUTON UTARA – Sadis, gadis dibawah umur digilir lima pria hidung belang di lokasi obyek wisata E’e Nunu Buton Utara, Rabu (10/2/2016) malam. Usai menjalankan aksi bejat tersebut, para pelaku langsung kabur dan kini menjadi buronan polisi.Mawar (nama samaran), korban asusila yang masih berusia 15 tahun ini, tidak menyangka akan bernasib begini. Hal itu tergambar dari raut wajahnya yang tampak depresi saat ditemui media ini di Mapolsek Kulisusu, Kamis (11/2/2016).Menurut pengakuan korban, pada Rabu malam La Yadi dan seorang rekan wanitanya berinisial DL, datang menjemput korban bersama NN di depan SDN 1 Wa Ode Buri, Kecamatan Kulisusu Utara. Kemudian mereka berempat berboncengan sepeda motor, menuju ke Kecamatan Kulisusu.Ketika sampai di pertigaan jalan, mereka tiba-tiba berhenti di pos penjagaan. La Yadi mengatakan kepada ketiga gadis ini, bahwa jika berboncengan empat orang bisa pecah ban sepeda motor. Ia khawatir sebab meminjam motor orang lain.Kemudian lanjut Mawar, DL turun di pos penjagaan. Lalu mereka bertiga melanjutkan perjalanan menuju obyek wisata E’e Nunu. Ketika sampai di permandian itu, korban diturunkan seorang diri, sementara La Yadi dan NN pulang ke Desa Wamboule, Kulisusu Utara.”Saya tunggu mereka sampai jam 11 malam tidak datang-datang. Mungkin langsung pulang,” katanya.Selang beberapa saat, UL bersama lima rekannya datang menghampiri Mawar. Kemudian keenam pria ini mulai melakukan perbuatan asusila. Korban sempat memberontak, tapi justru mendapat tamparan dari salah seorang pelaku.Dari enam pelaku, hanya lima orang yang memperkosa korban. Dan orang pertama yang melakukan perbuatan terkutuk itu adalah UL. “Yang saya tau namanya hanya UL. Tapi mukanya saya tau semua. Ada lima orang yang melakukan, yang satunya hanya pegang-pegang,” ujarnya.Para pelaku juga sempat mengancam akan membunuh korban jika sampai berteriak. “Mereka bilang nanti saya bunuh ko kalau teriak. Dan mereka juga menampar saya,” bebernya.Usai melakukan aksi bejatnya, para pelaku meninggalkan korban seorang diri. Kemudian Mawar menuju ke Kampoenta, rumah keluarganya yang berjarak sekitar satu kilometer. “Sekitar jam 2 saya tiba di Kampoenta,” tutur gadis belia ini.Sementara menurut versi La Yadi, ketika sampai di pos jaga, Mawar turun karena ingin menelepon seseorang. Sebelum mereka balik ke Kulisusu Utara (Wamboule), ada seorang pria datang mengambil korban.”Dia dijemput orang pakai sepeda motor Vega. Kami masih ada di pos itu dan belum pulang ke Wambole,” kata La Yadi saat ditemui di Mapolsek Kulisusu.”Saya tidak tau kalau ada kejadian ini,” tambahnya.Kini para pelaku telah kabur, namun aparat Polsek Kulisusu sudah mengantongi identitas keenam pemuda tersebut. “Identitas para pelaku kami sudah kantongi. Sekarang mereka buronan polisi,” terang Kanit Reskrim Polsek Kulisusu, Ipda Sulatin.Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.