SUARA

Berikut Titik-titik Rapid Test Gratis di Baubau, Walkot Harap Dimanfaatkan Masyarakat

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Enam titik lokasi rapid test gratis disediakan Pemerintah Kota Baubau. Pelayanannya digelar pada 23-25 Juni 2020.

Penyediaan rapid test gratis dimaksudkan untuk meningkatkan pengawasan terhadap penyebaran Covid-19. Di satu sisi, menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan dirinya beserta keluarga tercinta agar fungsi pengawasan kesehatan semakin meningkat. Termasuk, masyarakat bisa memanfaatkan pelayanan itu sebagai keterangan kesehatan sebelum berpergian keluar daerah.

Titik pelayanan rapid test ini berada di Kantor Lurah Bataraguru, Puskesmas Barataguru, Kantor Lurah BWI, Puskesmas BWI, Umna Rijoli, dan Pantai Kamali Kelurahan Wale. Sebanyak 3.000 hingga 4.000 rapid test disediakan selama rentan waktu tersebut.

“Yang terpenting adalah kesadaran masyarakat, jika 100 dari 1.000 masyarakat tidak sadar, misalnya juga tidak mengikuti protokol kesehatan, akan hancur semua,” ucap Wali Kota Baubau, AS Tamrin, Selasa (23/6/2020).

Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Baubau, Wahyu, penyediaan rapid test adalah upaya awal pemkot menemukan kasus Covid-19 apabila masih berkeliaran di lingkungan masyarakat. Sebab, karakter masyarakat sehubungan pemeriksaan rapid test beragam. Masyarakat ada yang berperan aktif mengikuti tes demi mengetahui kondisi kesehatannya. Namun, ada pula yang takut untuk di-rapid test.

yamaha

“Untuk proses penemuan kasus yang dilakukan pertama kali, yaitu dengan rapid test massal. Nanti yang reaktif menjadi prioritas di-Swab tenggorokan atau PCR,” jelas Wahyu.

Upaya edukasi masyarakat tetap juga dilakukan agar secara sadar mereka datang memeriksakan kesehatannya. Misalnya, melibatkan stakeholders dari aliansi profesi kesehatan, pemerintah kelurahan, relawan Covid-19, dan kepolisian.

“Tidak ada persyaratan khusus bagi siapa pun yang berada di titik-titik pelayanan, silakan mendatangi. Apakah yang mau mengetahui kesehatannya, (atau) yang mau berangkat,” tambahnya.

Kota Baubau merupakan salah satu zona merah Covid-19 di Provinsi Sultra. Laporan gugus tugas Sultra hingga 23 Juni 2020 pukul 17.00 Wita, wilayah ini memiliki 128 orang tanpa gejala (OTG), 12 orang dalam pemantauan (ODP), tiga pasien dalam pengawasan (PDP), dan 18 orang positif corona. (C)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Sarini Ido

1 Komen
  1. sukiyaki berkata

    angan bersedih guys….karena kamu punya partner yang bisa wujudkan impianmu
    segera aja ke bola165 dan jangan lupa join now yach…
    bukan hanya wujudkan impianmu tp juga bisa bikin kamu menjadi jutawan.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.